Terancam Jadi Pulau Tertutup

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

PENGEMBANGAN TIDAK JELAS: Perahu nelayan melintas di dekat pantai Kepulauan Karimunjawa. Sejauh ini Pemprov Jateng maupun Pemkab Jepara tidak memiliki masterplan pengembangan pariwisata di kepulauan tersebut. (Ricky Fitriyanto/Jawa Pos Radar Semarang)
PENGEMBANGAN TIDAK JELAS: Perahu nelayan melintas di dekat pantai Kepulauan Karimunjawa. Sejauh ini Pemprov Jateng maupun Pemkab Jepara tidak memiliki masterplan pengembangan pariwisata di kepulauan tersebut. (Ricky Fitriyanto/Jawa Pos Radar Semarang)

SEMARANG – Meski menjadi salah satu destinasi andalan, pengembangan pariwisata di Kepulauan Karimunjawa tidak jelas. Baik Pemprov Jateng maupun Pemkab Jepara tidak memiliki grand design pengembangan kepulauan yang terkenal dengan wisata lautnya tersebut.

Komisi B DPRD Jateng mengkritik tidak adanya masterplan pengembangan Karimunjawa ke depan. Anggota Komisi B DPRD Jateng Didiek Hardiana Prasetyo mengaku prihatin dengan kondisi tersebut. Menurutnya, regulasi yang ada masih tumpang tindih, sehingga berbagai pihak mengembangkan Karimunjawa dengan kepentingannya masing-masing. ”Banyak yang berkepentingan dengan Karimunjawa karena potensi wisatanya sangat besar. Namun ketika investor masuk, sementara belum ada grand design, kawasan itu bisa menjadi rusak,” ungkap politisi PDIP tersebut.

Dia mengkritik pemprov yang tidak memiliki rencana pasti pengembangan Karimunjawa. Pemprov lanjutnya, tidak memiliki masterplan mau diapakan Karimunjawa 5 tahun maupun 10 tahun ke depan. Didiek mengungkapkan sebagian wilayah kepulauan seluas 78 km2 tersebut sudah dibeli investor dan menjadi kawasan ekslusif.

Berita sebelumyaPolines Raih Juara 3
Berita berikutnyaBeras Picu Inflasi
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -