Polisi Bongkar Transaksi Sabu

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SALATIGA – Jajaran Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Salatiga berhasil meringkus Po, 36, warga Tegalsari, Kelurahan Mangunsari, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga, saat bertransaksi narkoba jenis sabu.

Saat dilakukan penggeledahan, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya, 8 paket narkoba jenis sabu yang dibungkus plastik klip dan di lakban warna hitam, 1 buah HP, serta 1 unit motor Honda Beat yang dikendarai pelaku.

Penangkapan dipimpin langsung Kasat Narkoba AKP Siti Markumah di daerah perempatan Grogol, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti, Salatiga, Senin (26/10) sekitar pukul 18.30 WIB.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun menyebutkan, kasus itu berawal saat petugas mendapatkan informasi dari masyarakat jika di daerah perempatan Grogol sering dijadikan tempat untuk transaksi narkoba jenis sabu. Dari informasi itu, sejumlah petugas melakukan penyelidikan di lokasi yang disebutkan itu.

Ternyata benar, Senin malam petugas di lokasi tersebut melihat seorang lelaki dengan naik motor Honda Beat nopol H 6299 ZB dengan gerak-gerik yang mencurigakan. Akhirnya petugas langsung memeriksa dan menggeledah pelaku di daerah perempatan Grogol itu.

Kasat Narkoba Polres Salatiga AKP Siti Markumah melalui Kasubag Humas AKP Djoko Lelono ketika dikonfirmasi membenarkan akan penangkapan di daerah Grogol. Bahkan, petugas juga berhasil mengamankan barang bukti paket sabu. “Pelaku akan dijerat dengan Pasal 112 ayat (1) subsider Pasal 115 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2019 tentang Narkotika. Dan ancamannya, hukuman maksimum 20 tahun penjara dan denda minimal Rp 800 juta. Kini, pelaku meringkuk di tahanan Polres Salatiga,” tandas AKP Djoko Lelono kemarin. (sas/zal)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -