Tugas Wartawan Sama dengan Nabi, Sampaikan Pesan

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

MEMAPARKAN : Salah satu jurnalis Kendal memaparkan tentang penulisan jurnalistik bagi siswa SMA se Kabupaten Kendal. (ADENNYAR WYCAKSONO / JAWA POS RADAR SEMARANG)
MEMAPARKAN : Salah satu jurnalis Kendal memaparkan tentang penulisan jurnalistik bagi siswa SMA se Kabupaten Kendal. (ADENNYAR WYCAKSONO / JAWA POS RADAR SEMARANG)

KENDAL – Sebanyak 90 siswa SMA dari 40 sekolah yang ada di Kabupaten Kendal, diberikan pembelajaran tentang jurnalistik. Pembelajaran ini sengaja diberikan agar para siswa bisa memanfaatkan media sosial yang ada untuk mengabarkan sebuah kejadian atau peristiwa yang ditemui, untuk menginformasikan ke masyarakat luas.

Ketua panitia pelatihan jurnalistik, Budiono menerangkan jika pelatihan bagi pelajar se-Kabupaten Kendal ini digelar untuk memeriahkan hari sumpah pemuda yang digelar oleh komunitas jurnalis yangada di Kabupaten Kendal. “ Tujuan acaranya adalah mengasah atau memberikan pengetahuan jurnalistik bagi siswa dengan menggunakan sosial media yang kini masih trend dan hampir dimanfaatkan oleh para pelajar,” katanya usai acara pelatihan jurnalistik di Pondok Pesantren jabal Nur, kemarin.

Salah satu unsur pembuatan berita yang kurang pas dan sering dilewatkan para pelajar saat membuat berita adalah 5 W + 1 H. selain sebagai citizen journalism, dari pelatihan ini diharapkan para siswa bisa memiliki pengalamanan sebagai jurnalis disekolah masing-masing. “ Pesan yang disampaikan harus jelas, dan harus memiliki unsur 5 W + 1 H. Selain itu para jurnalis ini juga harus bisa mempengaruhi pembaca untuk memperoleh pengalaman dan rasa simpati serta empati setelah membaca berita yang dibuat,” ujarnya.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -