Tuntut Bubarkan GMBI Lagi

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

DATANGI DPRD : Ketua DPRD Kabupaten Batang, Teguh Imam Raharja, saat menerima seragam warga Batang Menyatu sebagai bentuk cinta Kabupaten Batang dan tanah air, di ruang rapat Komisi DPRD, kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DATANGI DPRD : Ketua DPRD Kabupaten Batang, Teguh Imam Raharja, saat menerima seragam warga Batang Menyatu sebagai bentuk cinta Kabupaten Batang dan tanah air, di ruang rapat Komisi DPRD, kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

BATANG-Puluhan Warga Batang Menyatu kembali menggeruduk kantor DPRD Kabupaten Batang, Kamis (29/10) kemarin. Tuntutan mereka masih sama, menuntut pembubaran Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Distrik Kabupaten Batang.

Kedatangan mereka sempat mendapatkan pengawalan ketat dari Polres Pekalongan. Lantaran sempat ada informasi bahwa anggota GMBI Distrik Kabupaten Batang juga akan mendatangi gedung DPRD Kabupaten Batang. Namun setelah ditunggu sekian lama, yang datang hanya perwakilan Warga Batang Menyatu yang berjumlah sekitar 60-an orang. Mereka lantas ditemui oleh Ketua DPRD, Imam Teguh Raharjo dan wakilnya, Nur Untung Slamet.

Dalam kesempatan tersebut, Koordinator Warga Batang Menyatu, H Karbukti, menilai beberapa aktivitas GMBI telah melanggar aturan dan meresahkan publik, menggunakan atribut militer, melecehkan institusi TNI, melakukan aksi sweeping, dan menarik pungutan liar terhadap sopir truk Galian C. Selain itu, Tempat Pelelangan Ikan Sampan yang diduga milik GMBI dinyatakan ilegal dan telah merugikan nelayan serta Pemkab Batang lantaran TPI Sampan tidak ada retribusi yang masuk ke Pemkab Batang.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -