Cegah Radikalisme, Rangkul Ulama

387

“Kita wajib menjaga NKRI, bentengi santri, anak, murid kita dengan mengajarkan bahwa Islam adalah agama yang penuh kedamaian, bukan terorisme, apalagi radikalisme,” terangnya di sela-sela mengunjungi beberapa ulama.

Ditambahkan Arisun, kegiatan tersebut memang dilakukan secara rutin untuk mencegah peredaran gerakan radikalisme di wilayah hukum Polres Pekalongan Kota. Namun tetap dengan cara-cara yang persuasif, dan dialogis. Serta meminta bantuan para ulama-ulama di Pekalongan. Karena sudah menjadi hal umum, jika jamaah patuh dengan petuah ulamanya. “Selain kedua daerah tersebut (Jenggot dan Keputran) kami juga akan turut mendatangi daerah-daerah lain. Terutama yang memiiki ulama-ulama berpengaruh di Pekalongan,” tandasnya. (han/ric)