Hujan Deras, Rumah Warga Kebanjiran

589
BASAH KUYUB: : Keluarga Cahyono Nugroho menguras air luapan dari gorong-gorong dan menggenangi rumahnya. Kondisi ini selalu berulang ketika hujan deras turun. (DHINAR SASONGKO/RADAR SEMARANG)
BASAH KUYUB: : Keluarga Cahyono Nugroho menguras air luapan dari gorong-gorong dan menggenangi rumahnya. Kondisi ini selalu berulang ketika hujan deras turun. (DHINAR SASONGKO/RADAR SEMARANG)
BASAH KUYUB: : Keluarga Cahyono Nugroho menguras air luapan dari gorong-gorong dan menggenangi rumahnya. Kondisi ini selalu berulang ketika hujan deras turun. (DHINAR SASONGKO/RADAR SEMARANG)
BASAH KUYUB: : Keluarga Cahyono Nugroho menguras air luapan dari gorong-gorong dan menggenangi rumahnya. Kondisi ini selalu berulang ketika hujan deras turun. (DHINAR SASONGKO/RADAR SEMARANG)

SALATIGA – Hujan sangat deras yang melanda kota Salatiga selama beberapa jam membuat sejumlah tempat tergenang. Bahkan sejumlah rumah tergenang air hujan yang meluap.

Salah satunya menimpa rumah Cahyono Nugroho yang berada di Jalan Osamaliki 498 Salatiga. Air setinggi sekitar 50 sentimeter menggenangi rumahnya hingga bagian belakang rumah. “Setiap tahun pasti kebanjiran. Penyebab utamanya adalah pembangunan gorong-gorong yang menyempit di sungai depan rumah,” jelas Cahyono Nugroho, 45, saat ditemui di rumahnya.

Ia menyatakan, kejadian ini sudah dilaporkan kepada Wali Kota Salatiga M Yuliyanto. Februari lalu, kondisi serupa juga dialaminya. Air hujan yang melalui sungai depan rumah tertahan di gorong-gorong, akibatnya meluap. “Belum ada respon dan kali ini saya foto dan unggah di twitter, semoga Pak Gubernur bisa membacanya,” harap Cahyono.

Hujan yang turun kemarin memang sangat lebat. Banyak ruas jalan yang tidak mampu mengakomodasi debit air. Seperti di Jalan Lingkar Selatan (JLS) juga banyak ruas jalan yang tergenang dan sangat membahayakan pengguna lalu lintas. Selain itu, wilayah pasar Rejosari sudah rutin jika hujan air meluap ke jalan. (sas/ton)