Diterjang Banjir, Talud Kaliaji Diperbaiki

526
GOTONG ROYONG : Warga Kutoharjo membuat talud darurat dari karung tanah sebagai antisipasi banjir di Sungai Kaliaji, kemarin. (BUDU SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
GOTONG ROYONG : Warga Kutoharjo membuat talud darurat dari karung tanah sebagai antisipasi banjir di Sungai Kaliaji, kemarin. (BUDU SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
GOTONG ROYONG : Warga Kutoharjo membuat talud darurat dari karung tanah sebagai antisipasi banjir di Sungai Kaliaji, kemarin. (BUDU SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
GOTONG ROYONG : Warga Kutoharjo membuat talud darurat dari karung tanah sebagai antisipasi banjir di Sungai Kaliaji, kemarin. (BUDU SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KENDAL—Akibat diterjang banjir, talud Sungai Kaliaji di Desa Kutoharjo, Kecamatan Kaliwungu mengalami longsor dan jebol. Kini, ratusan permukiman warga di Desa Kutoharjo terancam banjir, mengingat jarak tanggul dengan permukiman warga tinggal setengah meter. Jika air meluap terutama saat hujan deras, air dipastikan akan mengaliri dan membanjiri permukiman warga.

Karena itulah, Minggu (13/3) kemarin, bersama aparat TNI Koramil Kaliwungu dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kendal membuat tanggul darurat. Yakni, mengisi karung dengan tanah kemudian ditumpuk agar aliran air tidak menggerus daratan dan air tidak langsung menerjang rumah warga.

Kondisi talud yang longsor juga ditutup menggunakan bambu, agar tidak semakin parah dan mengancam rumah warga. Perbaikan darurat ini dilakukan untuk mengantisipasi longsoran talud agar tidak semakin lebar dan jebol.