Cegah Kanker Kulit dengan Tabir Surya

434
PERAWATAN: Seorang pengunjung pameran alat kesehatan dan simposium tata laksana terbaru kelainan kulit, dan kuku tengah mencoba alat Aqua Peel yang dapat mencerahkan kulit dengan proses pengelupasan kulit, di Hotel Grasia, kemarin. (ENY SUSILOWATI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PERAWATAN: Seorang pengunjung pameran alat kesehatan dan simposium tata laksana terbaru kelainan kulit, dan kuku tengah mencoba alat Aqua Peel yang dapat mencerahkan kulit dengan proses pengelupasan kulit, di Hotel Grasia, kemarin. (ENY SUSILOWATI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PERAWATAN: Seorang pengunjung pameran alat kesehatan dan simposium tata laksana terbaru kelainan kulit, dan kuku tengah mencoba alat Aqua Peel yang dapat mencerahkan kulit dengan proses pengelupasan kulit, di Hotel Grasia, kemarin. (ENY SUSILOWATI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PERAWATAN: Seorang pengunjung pameran alat kesehatan dan simposium tata laksana terbaru kelainan kulit, dan kuku tengah mencoba alat Aqua Peel yang dapat mencerahkan kulit dengan proses pengelupasan kulit, di Hotel Grasia, kemarin. (ENY SUSILOWATI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Paparan sinar matahari yang berlebih, hendaknya diwaspadai masyarakat Indonesia yang hidup di iklim tropis. Pasalnya cahaya matahari mengandung radiasi ultraviolet yang berbahaya bagi kulit.

“Kulit yang terkena sinar matahari secara langsung sangat berbahaya. Mengingat sinar matahari mengandung sinar ultra violet, terutama sinar Ultra Violet B (UVB) yang dapat menyengat permukaan kulit, menimbulkan sensasi terbakar, penggelapan kulit, gatal-gatal bahkan kanker kulit,” ungkap dr. Puguh Riyanto dari RSUP Dr. Kariadi di sela Pameran Alat Kesehatan dan Simposium Tata Laksana Terbaru Kelainan Kulit,Kuku dan Rambut di Hotel Grasia, kemarin.