Kang Bejo Siap Ubah Pati Jadi Kota Smart City

Balon Wakil Bupati Pati dari PDIP

708
OPTIMISTIS: Balon Wakil Bupati Pati Bambang Bejo Sihono (duduk paling kiri) saat menunggu panggilan fit and proper test di Gedung Panti Marhaen kemarin. (ISTIMEWA)
OPTIMISTIS: Balon Wakil Bupati Pati Bambang Bejo Sihono (duduk paling kiri) saat menunggu panggilan fit and proper test di Gedung Panti Marhaen kemarin. (ISTIMEWA)
OPTIMISTIS: Balon Wakil Bupati Pati Bambang Bejo Sihono (duduk paling kiri) saat menunggu panggilan fit and proper test di Gedung Panti Marhaen kemarin. (ISTIMEWA)
OPTIMISTIS: Balon Wakil Bupati Pati Bambang Bejo Sihono (duduk paling kiri) saat menunggu panggilan fit and proper test di Gedung Panti Marhaen kemarin. (ISTIMEWA)

SEMARANG – Puluhan bakal calon bupati dan wakil bupati, Minggu (20/3) kemarin mengikuti fit and proper test di sekretariat DPD PDI Perjuangan Jateng Gedung Panti Marhaen. Di antara mereka ada sosok seorang pendaftar bakal calon wakil bupati yang masih muda duduk di meja deretan depan. Sosok itu tidak lain adalah Bakal Calon (Balon) Wakil Bupati Pati periode 2017-2022, Bambang Bejo Sihono.

Dengan mengenakan baju merah khas PDIP, sosok ini mudah akrab dengan kalangan awak media. Pria yang akrab disapa Kang Bejo ini mengaku semangat mencalonkan diri sebagai bakal calon wakil bupati pada Pilkada Pati 2017 mendatang bukannya tanpa sebab. Dia yang kini menjadi pengusaha sukses di Pati ini sudah mempunyai banyak pertimbangan. Khususnya banyaknya dukungan dan dorongan dari sejumlah tokoh masyarakat Pati, kalangan kiai, dan keluarga sendiri.

”Kalau saya diberi kepercayaan oleh partai (PDI Perjuangan), saatnya mengubah Pati menjadi kota smart city. Selama ini, perkembangan di Bumi Mina Tani belum berkembang maksimal. Masih banyak celah yang harus diterobos oleh calon pemimpin yang cerdas, berani, dan intelek. Dan faktor yang bisa membawa kota itu menjadi smart city adalah bagaimana kekompakan antara bupati dan wakilnya terkendali,” ujar Kang Bejo kemarin.