Terbukti Narkoba, 29 Kades Terancam Diberhentikan

538
LANTIK KADES : Bupati Pekalongan, Amat Antono, saat melantik 29 kepala desa terpilih secara serentak, di Pendopo Bupati Pekalongan, Senin (21/3) kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
LANTIK KADES : Bupati Pekalongan, Amat Antono, saat melantik 29 kepala desa terpilih secara serentak, di Pendopo Bupati Pekalongan, Senin (21/3) kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
LANTIK KADES : Bupati Pekalongan, Amat Antono, saat melantik 29 kepala desa terpilih secara serentak, di Pendopo Bupati Pekalongan, Senin (21/3) kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
LANTIK KADES : Bupati Pekalongan, Amat Antono, saat melantik 29 kepala desa terpilih secara serentak, di Pendopo Bupati Pekalongan, Senin (21/3) kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KAJEN–Sebanyak 29 kepala desa (Kades) dari 5 kecamatan yang ada di Kabupaten Pekalongan, dilantik secara serentak oleh Bupati Pekalongan, Amat Antono, di Aula Pendopo Bupati, Senin (21/3) kemarin. Para kades ini diambil sumpahnya untuk masa jabatan 2016 hingga 2022.

Dari 29 kades yang dilantik, hanya Tumiyati satu-satunya kades perempuan dari Desa Bojogkoneng, Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan. Tumiyati menggantikan suaminya yang purna tugas dan tidak bisa nyalon kades lagi.

Bupati Pekalongan, Amat Antono, mengatakan bahwa kades memiliki tanggung jawab besar untuk membangun pemerintahan desanya agar menjadi lebih baik dan mampu menyejahterakan rakyatnya. Dengan tanpa membedakan satu sama lain, anggota masyarakat desanya. Kades juga harus menjadi suri tauladan dan panutan rakyatnya, tidak boleh terkena narkoba atau minuman keras, serta perbuatan tercela lainnya.