Ajak Bangkit dari Mental Terjajah

396
BERI SEMANGAT: Prof Kwartarini Yuniarti PhD Psi (berdiri) menyemangati para mahasiswa untuk bangkit dari mental terjajah pada seminar Empowering Self di kampus Unissula. (istimewa)
BERI SEMANGAT: Prof Kwartarini Yuniarti PhD Psi (berdiri) menyemangati para mahasiswa untuk bangkit dari mental terjajah pada seminar Empowering Self di kampus Unissula. (istimewa)
BERI SEMANGAT: Prof Kwartarini Yuniarti PhD Psi (berdiri) menyemangati para mahasiswa untuk bangkit dari mental terjajah pada seminar Empowering Self di kampus Unissula. (istimewa)
BERI SEMANGAT: Prof Kwartarini Yuniarti PhD Psi (berdiri) menyemangati para mahasiswa untuk bangkit dari mental terjajah pada seminar Empowering Self di kampus Unissula. (istimewa)

SEMARANG – Guna membangun kepercayaan diri, mengurangi rasa minder sangatlah penting untuk dimiliki setiap orang. Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Psikologi Unissula mengadakan seminar nasional Empowering Self dengan menghadirkan pembicara Prof Kwartarini Yuniarti, PhD, Psi di kampus Kaligawe, Sabtu (2/4).

Menurut Kwartarini, penjajahan yang begitu lama dialami bangsa Indonesia membentuk predisposition construct pada bangsa ini, seperti sikap minder, tidak percaya diri, dan tidak berani mengambil inisiatif. Sehingga perlu ada bekal pengetahuan untuk membentuk pribadi yang kuat dan kepercayaan diri serta hal-hal positif yang bisa membentuk pribadi bangsa ini.

Menurut dia hal itu akan semakin menghawatirkan jika bangsa Indonesia mengaktivasi (mengaktifkan kembali) mental yang telah disuntikan para penjajah yakni devide at impera (politik pecah belah) serta kolonialisasi (penindasan). ”Saat ini cukup mengkhawatirkan. Perbedaan bisa menjadi sumber pertengkaran, sebagai contoh ada perbedaan sedikit lalu bertengkar,” katanya.