Panen Raya, Harga Gabah Anjlok

473
ANJLOK : Petani di Desa Karanganyar, Kecamatan/ Kabupaten Batang, saat melakukan panen raya, kemarin. Harga gabah yang anjlok saat panen raya membuat petani terpukul. (Taufik hidayat/jawa pos radar semarang)
ANJLOK : Petani di Desa Karanganyar, Kecamatan/ Kabupaten Batang, saat melakukan panen raya, kemarin. Harga gabah yang anjlok saat panen raya membuat petani terpukul. (Taufik hidayat/jawa pos radar semarang)
ANJLOK : Petani di Desa Karanganyar, Kecamatan/ Kabupaten Batang, saat melakukan panen raya, kemarin. Harga gabah yang anjlok saat panen raya membuat petani terpukul. (Taufik hidayat/jawa pos radar semarang)
ANJLOK : Petani di Desa Karanganyar, Kecamatan/ Kabupaten Batang, saat melakukan panen raya, kemarin. Harga gabah yang anjlok saat panen raya membuat petani terpukul. (Taufik hidayat/jawa pos radar semarang)

BATANG – Panen raya padi saat ini ternyata tidak membawa banyak keuntungan pada petani. Pasalnya harga gabah anjok hingga Rp 3.200 dari Rp 4.300 pada awal Maret lalu. Seperti harga gabah di Desa Karanganyar, Kelurahan Pasekaran, Kecamatan Batang, Desa Sawahjo, Kecamatan Warungasem, dan Desa Wonodadi, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang. Sebagiab besar gabah dijual petani dengan harga kisaran Rp 3.200 hingga Rp 3.800.

Turunnya harga gabah lebih disebabkan turunnya harga bahan bakar minyak (BBM) yang berdampak pada penurunan beberapa harga sembako seperti beras, gula dan minyak goreng. Demikian juga ongkos transportasi di Kabupaten Batang ikut turun hingga 3 persen.

Wahyudi, 45, petani asal Desa Wonodadi, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Minggu (10/4) mengungkapkan harga gabah saat ini anjlok. Padahal di awal Maret, harga gabag masih bagus, yakni Rp 3.800 hingga Rp 4.100 per kilogram.

Menurutnya harga gabag anjlok ketika harga BBM turun pada awal April, yang diikuti dengan turunnya beberapa harga bahan pokok lainnya. Seperti beras dan minyak goreng yang mengalami penurunan harga Rp 500 hingga Rp 1.000 per kilogramnya.