Pariwisata Tergantung Kebijakan

456
Imam Mardjuki (AHMAD FAISHOL/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Imam Mardjuki (AHMAD FAISHOL/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Imam Mardjuki (AHMAD FAISHOL/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Imam Mardjuki (AHMAD FAISHOL/JAWA POS RADAR SEMARANG)

MESKI sektor pariwisata menjadi program pilihan bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang, namun hal tersebut tidak boleh diabaikan. Pasalnya, sektor pariwisata menjadi salah satu sektor penting untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Semarang di samping sektor-sektor lainnya.

”Maju tidaknya pariwisata tergantung kebijakan pemerintah. Di mana harus ada political will dan konsep yang jelas,” ujar anggota Komisi D DPRD Kota Semarang, Imam Mardjuki kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Meski saat ini dirasa belum maksimal, Mardjuki mengapresiasi upaya pemkot bersama dengan DPRD Kota Semarang yang baru-baru ini membentuk Peraturan Daerah (Perda) tentang Rencana Induk Kepariwisataan Kota (Riparkot) Semarang. Menurutnya, untuk mengelola sektor kepariwisataan harus dilakukan secara komprehensif melibatkan lintas SKPD terkait.

”Sebagai contoh, untuk menuju lokasi desa wisata di Gunungpati harus ada infrastruktur pendukung seperti jembatan dan trayek angkutan. Dalam hal ini menjadi kewenangan Dinas Bina Marga dan Dinas Perhubungan,” katanya. (fai/ric/ce1)