Kenang Masa Lalu lewat Lomba Karaoke Mandarin

506
NOSTALGIA: Salah seorang alumnus Yayasan THHK bernostalgia dengan menyanyikan lagu mandarin. (Nur Wahidin/Jawa Pos Radar Semarang)
NOSTALGIA: Salah seorang alumnus Yayasan THHK bernostalgia dengan menyanyikan lagu mandarin. (Nur Wahidin/Jawa Pos Radar Semarang)
NOSTALGIA: Salah seorang alumnus Yayasan THHK bernostalgia dengan menyanyikan lagu mandarin. (Nur Wahidin/Jawa Pos Radar Semarang)
NOSTALGIA: Salah seorang alumnus Yayasan THHK bernostalgia dengan menyanyikan lagu mandarin. (Nur Wahidin/Jawa Pos Radar Semarang)

SEMARANG — Yayasan Tunas Harum Harapan Kita (THHK) atau Tiong Hoa Hwee Kwan telah dibekukan oleh pemerintah Indonesia sejak 1965. Namun keakraban para alumnusnya masih terlihat sampai sekarang. Sebagai ajang nostalgia, para alumni yayasan THHK kemarin menggelar berbagai lomba diantaranya menyanyi lagu mandarin. Pesertanya pun rata-rata berumur di atas 60 tahun.

Tidak hanya mantan siswa, beberapa guru juga turut hadir dan memeriahkan acara tersebut. Kegiatan yang berlangsung di jalan Gang Tengah nomor 71-73 tersebut mendapatkan antusias dari alumni. ”Kegiatan ini sangat menghibur kami para alumni karena meskipun sekolah itu telah tiada tetapi beberapa mantan siswa bisa merasakan kebahagiaan itu dengan cara mengikuti lomba karaoke ini,” ungkap ketua panitia yang juga sebagai panitia bidang kesenian, Auw Kok Kwang.

Dalam kesempatan tersebut alumni terlihat menyanyikan lagu mandarin dengan fasih bahkan tidak sedikit menghayati lagu tersebut dengan kesedihan maupun dengan nada gembira.

Lebih lanjut Auw Kok Kwang menceritakan sekolahan THHK itu sendiri telah dibekukan oleh Pemerintah Indonesia pada 1965, dan sampai sekarang alumni sudah tersebar di seluruh Indonesia bahkan sampai ke luar negeri. ”Memang setelah dibekukan oleh pemerintah maka setelah itu tidak melanjutkan lagi karena terbentur masalah biaya,” katanya. (hid/zal/ce1)