Pameran Atasi Problem Pemasaran UMKM

393
KUALITAS BERSAING: Salah satu stan tas dalam pameran UMKM di sebuah mal, kemarin. Pemasaran melalui pameran dirasa efektif untuk mengangkat UMKM lokal. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KUALITAS BERSAING: Salah satu stan tas dalam pameran UMKM di sebuah mal, kemarin. Pemasaran melalui pameran dirasa efektif untuk mengangkat UMKM lokal. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KUALITAS BERSAING: Salah satu stan tas dalam pameran UMKM di sebuah mal, kemarin. Pemasaran melalui pameran dirasa efektif untuk mengangkat  UMKM lokal. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KUALITAS BERSAING: Salah satu stan tas dalam pameran UMKM di sebuah mal, kemarin. Pemasaran melalui pameran dirasa efektif untuk mengangkat UMKM lokal. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Industri kreatif yang bergeliat melalui Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Semarang dinilai masih minim pengetahuan pemasaran. Hal itu mengakibatkan sejumlah produk lokal yang sebenarnya memiliki potensi dan daya saing tinggi, tidak berhasil menembus pasar secara luas.

Pemerintah Kota Semarang m menyadari hambatan tersebut. Karena itu, melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Semarang berupaya mendorong pemasaran produk-produk kreatif hasil karya UMKM di Kota Semarang tersebut di antaranya melalui berbagai pameran yang digelar secara rutin, baik di Semarang, kota-kota besar lain hingga ke luar negeri. Terakhir, Disperindag Kota Semarang menggelar pameran di sebuah mal di Semarang pada 13-16 Mei. Pameran industri kreatif UMKM Kota Semarang bertema “Pengembangan Inovasi Menuju Semarang Kota Kreatif” tersebut cukup disambut antusias pengunjung mal dengan melakukan transaksi.

“Industri kreatif di Kota Semarang sangat potensial. Tapi dalam hal pemasaran memang kami akui masih sangat terbatas. Melalui pameran seperti ini diharapkan bisa mengangkat produk lokal agar semakin dikenal publik,” kata Nurjanah, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Semarang.

Salah satu pengunjung mal, Ristawati asal Tembalang mengatakan, dirinya cukup antusias dengan adanya pameran UMKM seperti yang digelar di mal tersebut. “Saya malah jarang melihat ada toko menjual barang-barang UMKM seperti ini, berbagai produk jadi satu di sini sehingga kita bisa melihat semua, memilih dan membeli. Pameran seperti ini harus sering diadakan,” ujarnya. “Saya lihat bagus-bagus kok, kualitasnya juga bisa bersaing. Pemerintah harus terus mendorong agar bisa mewujudkan Kota Semarang semakin kreatif,” tegasnya. (amu/smu)