8 Penyelundup Sabu 97 Kg Jalani Sidang di Semarang

525
PERUSAK GENERASI BANGSA: Delapan penyelundup sabu dari Guangzhou Cina melalui jalur laut menuju pelabuhan Tanjung Emas dilimpahkan ke Kejari Semarang, untuk menjalani sidang. (Adityo Dwi/Jawa Pos Radar Semarang)
PERUSAK GENERASI BANGSA: Delapan penyelundup sabu dari Guangzhou Cina melalui jalur laut menuju pelabuhan Tanjung Emas dilimpahkan ke Kejari Semarang, untuk menjalani sidang. (Adityo Dwi/Jawa Pos Radar Semarang)
PERUSAK GENERASI BANGSA: Delapan penyelundup sabu dari Guangzhou Cina melalui jalur laut menuju pelabuhan Tanjung Emas dilimpahkan ke Kejari Semarang, untuk menjalani sidang. (Adityo Dwi/Jawa Pos Radar Semarang)
PERUSAK GENERASI BANGSA: Delapan penyelundup sabu dari Guangzhou Cina melalui jalur laut menuju pelabuhan Tanjung Emas dilimpahkan ke Kejari Semarang, untuk menjalani sidang. (Adityo Dwi/Jawa Pos Radar Semarang)

KALIBANTENG – Berkas perkara dan barang bukti delapan tersangka perkara tindak pidana penyeludupan narkotika jenis sabu seberat 97 kilogram dari Guangzhou, Cina, melalui jalur laut menuju Pelabuhan Tanjung Emas, Kota Semarang yang berinisial CK, TM, RS, PS, KM, FA, DT dan MR akhirnya dilimpahkan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia (RI) ke penuntut umum Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Semarang, Senin (23/5).

Para tersangka tersebut memasuki halaman kantor Kejari Semarang sekitar pukul 11.35 diangkut menggunakan mobil bus Pariwisata berukuran sedang dengan warna oranye benomor polisi D 7601 AL. Para tersangka terlihat mengenakan baju tahanan warna oranye dengan kondisi tangan diborgol dan dikawal ketat oleh petugas BNN. Mereka kemudian dijebloskan ke rutan Kejari Semarang untuk menjalani pemberkasan dan selanjutnya akan ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IA Kedungpane dan Lapas Wanita Kelas IIA Bulu Semarang.

Kepala Bagian Humas BNN RI, Komisaris Besar (Kombes) Pol Slamet Pribadi menjelaskan pada perkara tersebut sebelumnya pada 27 Januari 2016 lalu BNN bekerjasama dengan bea cukai, Polri dan International Law Enforcement Agency (ILEA) telah berhasil menggagalkan penyelundupan 97 kg sabu yang dilakukan sindikat narkoba jaringan Pakistan. ”Dari kasus ini petugas telah mengamankan delapan tersangka yang diduga merupakan sindikat Pakistan di 3 lokasi berbeda yakni Jakarta, Kota Semarang dan Surabaya,” kata Kombes Slamet Pribadi kepada awak media, Senin (23/5).

Selain 97 kg, pihaknya juga berhasil menyita barang bukti berupa timbangan digital, 2 unit mobil box, 294 unit genset dan filter serta uang valas dan rupiah sejumlah Rp 700 juta. ”Hari ini (Senin, Red) kami menyerahkan tersangka dan barang bukti ke Kejari Semarang. Para tersangka tersebut kami bawa dari Jakarta menggunakan mobil bus,” ujarnya.