Berharap Pemkab Kontrol Harga Kebutuhan Pokok

485

KENDAL—Harga daging sapi di Kendal mengalami kenaikan. Perkilogram harganya mencapai Rp 100 ribu. Harga tersebut mengalami kenaikan Rp 5 ribu dari sebelumnya hanya Rp 95 ribu perkilogramnya.
Meski ada kenaikan Rp 5 ribu per kilogramnya, namun penjualan daging relatif masih stabil. Begitu pula pasokan daging dari pengepul ke pedagang juga masih normal. Jadi tidak ada kelangkaan daging dipasaran.

Kenaikan harga daging sapi diperkirakan masih akan naik hingga Ramadan dan Lebaran nanti. “Kenaikan harga sudah terjadi sejak sepekan lalu. Namun, pasokan dari sejumlah rumah pemotongan hewan masih normal,” ujar Sujono, 39, salah seorang pedagang daging sapi di Pasar Kaliwungu.

Dikatakan permintaan pembeli menjelang puasa ini tidak terlalu banyak. Mereka membeli daging secara ecer. “Biasanya permintaan mulai naik saat bulan puasa minggu kedua dan menjelang lebaran,” imbuhnya.

Sujono mengakui, selain pembeli rumahan, pedagang makanan dan bakso juga membeli secara eceran untuk keperluan dagangan mereka. “Kalau pedagang bakso beli itu tidak kiloan, biasanya membeli Rp20 ribu atau Rp30 ribu aja untuk campuran bakso,” paparnya.

Harsimah, seorang pembeli, terkadang membeli secara eceran tidak per kilogram, sesuai dengan kebutuhan. “Harga segitu lumayan tinggi, tapi masih terjangkau karena biasanya saya beli paling Rp 20 ribu atau Rp 25 ribu saja,” tuturnya.

Dia berharap kepada pemerintah setempat untuk dapat mengontrol harga kebutuhan makanan pokok, terutama menjelang Ramadan dan Lebaran. “Sebab biasanya kalau Ramadan dan Lebaran harga sembako naik tinggi. Jadi, kasihan warga kecil jika harus terbebani dengan harga sembako yang naik,” tandasnya. (bud/zal)