Waspadai Motivasi PPSM

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SEMARANG–Setelah hanya berhasil meraih hasil imbang 1-1 versus PSIR Rembang, tim PSIS Semarang akan melakoni matchday kelima mereka menjamu PPSM Magelang di Stadion Jatidiri Semarang, Kamis (18/5) mendatang.

Raihan tiga poin menjadi hasil yang tidak bisa ditawar Johan Yoga dkk untuk mengamankan jalur mereka lolos ke babak 16 besar. PSIS saat ini telah mengumpulkan 10 poin hasil dari tiga kemenangan dan sekali seri.

“Sejumlah evaluasi tentunya telah dilakukan pelatih setelah kami bertanding melawan PSIR lalu. Tentunya, kami berharap anak-anak bisa melupakan hasil pertandingan lawan PSIR kemarin dan fokus menghadapi PPSM,” beber General Manajer (GM) PSIS, Wahyu ‘Liluk’ Winarto.

Di atas kertas, tim Mahesa Jenar seharusnya bisa meredam PPSM Magelang yang catatan laga tandang mereka tidak cukup baik dengan menyerah 3-1 di kandang Persis dan kalah 2-0 di kandang Persipur.

“Namun, kami tidak mau berandai-andai dulu karena setiap tim yang bertemu dengan PSIS biasanya memiliki motivasi yang berlipat. Makanya, kami harap anak-anak tetap bekerja ekstra keras menjamu PPSM besok,” sambung Liluk.

Tim PSIS Semarang kemungkinan juga bakal menurunkan komposisi winning team mereka, meskipun sejumlah pilar seperti M Yunus, Safrudin Tahar dan Ahmad Agung saat ini telah mengantongi dua kartu kuning.

Coach Subangkit juga memberikan isyarat akan kembali melakukan perubahan komposisi dan skema tidak seperti ketika melawan PSIR kemarin, dinama head coach asal Pasuruan itu tampil dengan skema 3-4-3. “Pasti kami memiliki alternatif skema yang bisa diterapkan saat bermain kandang maupun tandang. Itu juga bisa menggunakan tiga bek maupun empat bek. Akan kami siapkan di sisa waktu ini,” beber Subangkit.

Yang jelas, pihaknya meminta ke Johan Yoga dkk untuk tampil fokus sepanjang laga dan meminimalisasi pelanggaran-pelanggaran yang tidak perlu.”Gol PSIR kemarin, karena diawali pelanggaran yang sebenarnya tidak perlu. Kami terus menekankan ke anak-anak untuk memperbaiki hal itu,” pungkasnya. (bas/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -