Dua Jalur Alternatif Disiapkan

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

TEGAL – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Tegal mempersiapkan dua jalan untuk menjadi jalur alternatif arus mudik Lebaran tahun ini. Dua jalan tersebut, yakni Jalan Abdul Syukur dan Mataram. Hal ini disampaikan Kepala DPUPR Sugiyanto saat menghadiri Festival Tegal Tempo Doeloe di Jalan Pemuda, Sabtu (13/5).

Menurut Sugiyanto, dua jalan tersebut disiapkan sebagai jalur alternatif untuk dilewati roda dua dan empat, dengan tujuan mengurangi kepadatan di dalam Kota Tegal, seperti yang sering terjadi saat arus mudik di Jalan Kolonel Sugiono sampai Gajah Mada. “Sebelum Jalan Mataram, Jalan Abdul Syukur bisa dilewati, kondisi jalannya sudah bagus,” ujarnya.

Kendaraan yang melalui Jalan Abdul Syukur, urai Sugiyanto, bisa menembus ke Jalan Blanak. Sedang kendaraan yang melalui Jalan Mataram, bisa diarahkan melalui Jalan Lingkar Utara (Jalingkut) maupun Jalan Brawijaya. “Jalan-jalan tersebut, dari segi penerangan juga sudah bagus. Di Jalingkut, akan ditambah lampu penerangannya,” ujarnya.

Sugiyanto menambahkan, untuk Jalingkut dari Jalan Mataram sampai Coyo, penanganannya oleh Satuan Kerja Bina Marga Provinsi Jawa Tengah. Jalan diupayakan tidak bergelombang sebelum H-5. Sementara untuk jembatan Jalan Blanak, sudah mencapai tahap pengerjaan akhir dan saat ini, sudah bisa dilalui kendaraan roda dua dan empat.

Sebelumnya, kepadatan arus kendaraan pemudik di Jalur Pantai Utara (Pantura) Kota Tegal diprediksi berkurang dibandingkan tahun lalu. Hal ini, dipengaruhi Tol Pejagan-Pemalang yang sudah bisa dilalui kendaraan saat arus mudik. Sehingga, kendaraan dari arah Jakarta ke Semarang bisa melalui tol tersebut, setelah keluar dari Tol Brebes Timur.

“Apabila tahun lalu kepadatan arus mudik naik mencapai 15 persen, tahun ini diprediksi hanya sekitar 8 persen,” kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Kota Tegal Johardi. (nam/jpnn/ric)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -