Perluas Pasar, Digital Marketing Wajib

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SEMARANG-Banyak pelaku usaha yang belum memaksimalkan manfaat digital marketing. Akibatnya, banyak perusahaan yang akhirnya gulung tikar ataupun bangkrut karena kurang melakukan inovasi.

“Kesulitannya terbanyak, pelaku usaha belum sadar melakukan digital marketing. Padahal tekonologi sangat memungkinkan untuk mengembangkan bisnis, namun publik belum sadar untuk menggunakannya,” kata CEO and Founder Hero Soft Media Hero Wijayadi saat menjadi pembicara tentang digital marketing di Hotel All Stay, belum lama ini.

Menurutnya cara pemanfaatan digital marketing, cukup mudah dan bisa memanfaatkan media sosial seperti twitter, instagram, facebook, ataupun path yang bisa diintegrasikan dengan Google ataupun Youtube. “Saking luasnya, terkadang pelaku bisnis malah tidak fokus dan tidak memanfaatkan media sosial mana yang layak yang sesuai dengan bisnisnya,” jelasnya.

Padahal, katanya, dalam strategi digital marketing yang paling mudah adalah menggunakan media sosial. Selain mudah dioperasikan, media sosial sudah menjadi fenomena serta sering digunakan sebagian pelaku bisnis. “Saking simpelnya, harus dimanfaatkan dengan baik. Jadi harus ada inovasi terkait pengemasan, pemasaran, dan lain sebagainya,” ucapnya.

Selain media sosial, pemanfaatan searching engine yakni Google pun bisa digunakan. Caranya adalah dengan menggunakan organik ataupun berbayar. “Penggunaan kata kunci yang tepat harus dipilih. Bisa juga membuat tagline atau barang yang bisa menjadi viral dan bisa dimanfaatkan untuk keperluan bisnis,” tutupnya.

Sementara itu, Said Ramadhan yang merupakan pelaku UMKM di Semarang menjelaskan jika pelatihan tersebut sangat bermanfaat untuk mengembangkan bisnis kuliner yang ia buat. Menurutnya, dengan menggunakan media sosial, ia bisa melakukan perluasan pasar ke berbagai wilayah. “Media sosial bisa dimanfaatkan. Selain itu, pembeli tidak harus datang. Adanya aplikasi pembelian makanan secara online pun bisa dimanfaatkan,” tandasnya. (den/ida)

- Advertisement -

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -