Permintaan Rumah di BSB Village Tinggi

Aurora Spring Terjual 80 Persen

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SEMARANG-Permintaan rumah di kawasan Bukit Semarang Baru (BSB)  Village tahun 2017 cukup prospektif. Dari 117 rumah yang rencananya akan dibangun, sudah 80 persen terjual. Diharapkan akhir tahun ini sudah terjual habis.

“Tingginya animo masyarakat untuk memiliki rumah di BSB Village, karena suasana yang nyaman dan asri. Selain itu, BSB Village memiliki prospek yang sangat bangus,” jelas Timotius, Owner BSB Village, di sela-sela grand opening Pintu Gerbang BSB Village, Minggu kemarin.

Selain itu, jelasnya, dalam waktu BSB Village juga akan terkoneksi dengan layanan internet. Sehingga membuat penghuni semakin betah tinggal di rumah.

Sementara itu, Nur Cahyo Wibowo, Manager Marketing BSB Village mengungkapkan di BSB Village ada 4 cluster yang dibangun diatas lahan 65 hektare. Cluster yang baru diresmikan yakni Aurora Spring yang kini dalam proses pembangunan untuk 117 unit rumah dengan tipe 28 sampai 40 dengan harga mulai Rp 200 jutaan.

Sedangkan ketiga cluster sebelumnya Aurora Garden sudah terjual habis 230 unit, Aurora Terace 150, dan sudah terjual 90 persen dan Aurora Boulevard sekitar 30-40 unit dan sudah terjual 60 persen.

“Total perumahan yang akan dibangun di BSB Village sekitar 3000-4000 unit dengan luas lahan 65 hektare. Di kawasan perumahan ini juga dilengkapi club house, sekolah, universitas , rumah sakit , kolam renang, pusat kuliner dan lainnya, sehingga akan membuat nyaman penghuni,” jelas Nur Cahyo.

Penghuni di perumahan ini 85 persen membeli untuk ditempati. Sedangkan 10-15 persen untuk investasi. Konsumen berasal di beberapa daerah, seperti Ungaran dan Kendal. Bahkan hadirnya Kawasan Industri Kendal (KIK) juga mempengaruhi penjualan.

“Mereka memilih BSB Village lebih nyaman. Bahkan tidak hanya masyarakat yang bekerja di wilayah Semarang Barat yang membeli rumah di kawasan ini, tetapi juga merata dari berbagai wilayah kota Semarang. Ini karena harga yang lebih terjangkau,” tambahnya. (tya/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -