Dewan Nilai Kurikulum Kebangsaan Masih Kurang

Dialog Interaktif DPRD Kota Semarang (sub)

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SEMARANG – Pendidikan Pancasila dan pendidikan terkait kebangsaan wajib dilakukan di sekolah, baik formal maupun nonformal. Mengingat, Pancasila merupakan dasar negara Indonesia perlu terus dipahamkan oleh generasi penerus bangsa ini dan bisa diterapkan di kehidupan sehari-hari.

Demikian disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Joko Santoso usai menjadi pembicara dialog interaktif DPRD Kota Semarang dengan tema Kebersamaan dalam Kebinekaan di lobi lounge Hotel Pandanaran Jalan Pandanaran Semarang.

”Tentunya di semua lini formal mapun nonformal wajib hukumnya ada waktu atau space untuk membahas terkait nilai nilai kebangsaan. Dasar negara kita Pancasila,” ujar Joko Santoso. Dia menambahkan, untuk lebih nenanamkan jiwa kebangsaan, perlu adanya penambahan kurikulum terkait nilai kebangsaan.

Politisi Partai Gerindra ini menilai, kurikulum di sekolah-sekolah yang memberikan pemahaman nilai kebangsaan sampai jenjang perguruan tinggi masih kurang. ”Kami sudah pernah sampaikan ke pemkot atau pusat,  bahwasanya jumlah atau kurikulum terkait masalah kebangsaan di SD, SMP, SMA dan perguruan tinggi itu kurang. Ini yang masih menjadi PR kita bersama,” ungkapnya.

Selain itu, pihaknya juga terus mendorong pemkot melalui Kesbangpol untuk terus melakukan kegiatan yang bertujuan menanamkan nilai kebangsaan untuk terciptanya kebinekaan di Kota Semarang. ”Jadi kita akan diskusi dengan Kesbangpol, mana saja kegiatan-kegiatan yang bisa difasilitasi pemerintah. Kita dorong supaya Semarang yang sudah aman ini bisa dipertahankan tetap aman,” imbuhnya.

Sementara itu Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Semarang, Isdiyanto mengatakan, banyak kegiatan yang dilakukan dalam terus memberikan pemahaman nilai-nilai kebangsaan di Kota Semarang. Dengan tema yang diangkat dari tren masyarakat diharapkan mampu menciptakan dan mewujudkan kerukunan di Kota Semarang.

Di antaranya ada kegiatan gema kebangsaan, program bela negara, wawasan kebangsaan, dan pendidikan politik untuk memberikan dan menyebarkan virus nilai-nilai kebinekaan dan berkebangsaan. ”Gema Kebangsaan teknisnya itu, jadi kita mengangkat persoalan-persoalan yang krusial di masyarakat untuk kita bahas bersama,” katanya.

Tentu saja dengan melibatkan juga seluruh ormas di Kota Semarang. Dia menambahkan, program bela negara, wawasan kebangsaan, dan pendidikan politik adalah program yang menyasar kepada pelajar. Dengan kegiatan ini diharapkan, pemahaman kebinekaan memang harus diberikan sejak usia dini. (HMS)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -