Jasa Raharja Jamin Korban

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

PT Jasa Raharja menjamin semua korban kecelakaan bus SJ dengan nomor polisi K 1619 DM yang menewaskan 3 penumpang dan 45 lainnya mengalami luka-luka. Bus yang membawa rombongan study tour SMK Panca Karya Sentul Bogor mengalami kecelakaan di Dusun Jengkol Desa Losari Kecamatan Pakis Kabupaten Magelang Selasa (16/5) kurang lebih pukul 05.00.

Korban meninggal dunia masing-masing Rendi Ferdiansyah, 18, warga Babakan, Madang, Bogor; Mita Sumiati, 18, warga Babakan, Madang, Bogor; dan Sarifah Nurjanah, 18, warga Sukahati, Bogor. Seluruh korban meninggal maupun luka-luka mendapatkan santunan sesuai aturan yang berlaku dari Jasa Raharja. Korban meninggal dunia akan mendapatkan santunan sebesar Rp 25 juta per orang. Sedangkan korban luka-luka mendapatkan santunan biaya perawatan rumah sakit sebesar maksimal Rp 10 juta per orang. Santunan untuk korban meninggal sudah diserahkan kemarin.

Jasa Raharja Perwakilan Magelang bertindak cepat mendata seluruh korban, baik yang meninggal dunia maupun yang dirawat di rumah sakit yang ada di Kota Magelang. Tercatat 14 korban luka dirawat di RST dr Soedjono Magelang, 12 korban luka di RSUD Tidar Kota Magelang, 10 korban luka di RS Islam Kota Magelang dan 9 korban luka di RSJ Prof dr Soerojo Magelang.

Kepala PT Jasa Raharja Perwakilan Magelang Ahmad A Situmeang, SE MM menyampaikan, dana santunan meninggal dunia akan diberikan kepada ahli waris korban yang berdomisili di wilayah kerja kantor pelayanan Jasa Raharja Cibinong, Jawa Barat. Sedangkan yang dirawat di rumah sakit sudah diberikan jaminan biaya perawatan oleh Jasa Raharja Perwakilan Magelang, sehingga korban yang dirawat di rumah sakit dengan biaya perawatan sampai dengan 10 juta tidak perlu mengeluarkan biaya karena pihak rumah sakit nantinya menagih biaya perawatan ke Jasa Raharja Perwakilan Magelang.

“Saya mengimbau kepada semua pengusaha otobus pada khususnya untuk memperhatikan kelayakan armadanya. Dan bisa memenuhi kewajiban pembayaran premi Jasa Raharja tepat waktu,” imbuh Ahmad A Situmeang.

Sebagai informasi, berdasarkan KMK No 15 dan 16 tahun 2017 bahwa besar santunan yang diberikan oleh Jasa Raharja naik 100 persen mulai 1 Juni 2017. Santunan korban meninggal dari Rp 25 juta naik menjadi Rp 50 juta per orang dan untuk korban luka-luka dari Rp 10 juta naik menjadi Rp 20 juta per orang. (ima/bis/ton)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -