Pendaki Hilang Ditemukan di Jurang

Pelajar Pendaki Merbabu Selamat

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SALATIGA – Pencarian besar–besaran dua pendaki yang hilang di Gunung Merbabu oleh puluhan relawan dari berbagai organisasi membuahkan hasil. Selasa (16/5) siang, kedua pendaki remaja asal Ngentak, Kutowinangun, Salatiga Inggil Pangesti dan Angga Prima berhasil diketemukan tim SAR gabungan dalam jarak yang berdekatan.

Keduanya berhasil ditemukan di tebing dekat Watu Gubug, Desa Tekelan, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang. Proses evakuasi berjalan cukup berat. Angga Prima, 16, ditemukan dalam kondisi lemas namun masih kuat untuk berjalan. Sore kemarin, setelah berhasil dievakuasi, ia langsung dilarikan ke RSUD Salatiga.

Sementara itu, evakuasi Inggil Pangestu lebih sulit. Pasalnya, siswa SMP 2 Salatiga itu tidak berdaya karena mengalami luka-luka di tubuhnya. Ia terperosok ke tebing curam yang cukup dalam di lokasi kejadian. Butuh peralatan evakuasi yang lebih lengkap untuk mengangkatnya.

Keterangan yang dihimpun, tim SAR gabungan yang menyisir bagian barat menemukan kedua survivor sekitar pukul 09.30 WIB di daerah Tekelan. Proses evakuasi terhadap kedua pendaki itu menggunakan alat manual karena sulitnya medan di lokasi yang berada di tebing atau tanah miring.

“Satu pendaki atas nama Inggil mengalami luka di beberapa bagian tubuh sehingga harus mendapatkan pertolongan medis untuk turun, sementara temannya Angga dalam kondisi fisik masih sehat,” ujar Koordinator SAR Kecamatan Getasan, Agus Surolawe kepada wartawan. Inggil akhirnya sore kemarin sudah berhasil dievakuasi dan langsung dilarikan ke RSUD Salatiga guna mendapatkan perawatan medis.

Ditemukannya kedua pendaki dengan keadaan selamat ini membuat masyarakat Salatiga sangat bersyukur. Yayuk, tokoh masyarakat Ngentak mengaku lega dengan penemuan korban yang naik gunung bersama anaknya dan 10 remaja lainnya. “Alhamdulilah semua selamat. Kami akan mengadakan syukuran jika sudah sehat semua,” terang Yayuk.

Ketua DPRD Kota Salatiga Teddy Sulistyo juga aktif memantau situasi pencarian kedua pendaki ini. Bahkan kendaraannya digunakan untuk operasional dapur umum yang dibuka di pos Cuntel selama dua hari ini.  “Kita semua bersyukur, keduanya bisa diketemukan selamat,” papar Teddy.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, diduga tersesat, dua remaja hilang dalam pendakian di Gunung Merbabu, wilayah Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang. Inggil Pangestu, 16 dan Prima Angga Wahyu Setiawan, 17, keduanya warga Dukuh Ngentak, Kelurahan Kutowinangun Lor, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga sejak Minggu (14/5) telah hilang kontak. Keduanya mendaki Merbabu bersama 10 temannya pada Sabtu (13/5) sekitar pukul 16.00 WIB. (sas)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -