Semarang Usung Ekonomi Kerakyatan

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SEMARANG – Dalam menjamin kemakmuran masyarakat di Kota Semarang, penguatan ekonomi kerakyatan yang menyeluruh begitu penting. Konsep ekonomi kerakyatan dinilai tepat dilakukan di Kota Semarang dengan melihat latar belakangnya sebagai Kota Perdagangan dan Jasa pada masa lampau.

Hal ini dikatakan Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu dalam seminar ”Reaktivasi Penguatan Nilai-Nilai Hukum dan Ekonomi dalam Rangka Menjaga Eksistensi NKRI” di Aula Fakultas Kedokteran Universitas Semarang (USM), Selasa (16/5).

Hadir pula pembicara lain, yakni Wakil Gubernur Jateng, Heru Sudjatmoko, anggota DPR RI Mujib Rohmat, Pengamat Ekonomi Undip FX Sugiyanto, guru besar Hukum Internasional Undip FX Joko Priyono dan akademisi Rahmat Bowo Suharto.

Lebih lanjut, Mbak Ita – sapaan akrab Hevearita menyampaikan, materi tentang manajemen strategi penguatan nilai-nilai ekonomi kerakyatan Kota Semarang. ”Ekonomi kerakyatan ini mewujudkan Semarang sebagai kota perdagangan dan jasa yang hebat menuju masyarakat semakin sejahtera dengan mengedepankan aspek kekuatan gotong royong bangsa Indonesia untuk pembangunan,” terangnya.

Menurutnya, Ekonomi Kerakyatan pun bersinkronisasi dengan lima misi Kota Semarang. Yaitu mewujudkan kehidupan masyarakat yang berbudaya dan berkualitas, dan mewujudkan pemerintahan yang semakin andal untuk meningkatkan pelayanan publik.

Wagub Jateng, Heru Sudjatmoko menambahkan siapapun di era kapanpun semua pemimpin harus mengemban misi menaungi semua masyarakat dalam keberagaman.

Hal senada disampaikan Mujib Rohmat. Menurutnya konsep NKRI dengan dasar negara Pancasila adalah pilihan terbaik.

”Mayoritas pendiri negara  kita bersepakat untuk memilih bentuk republik dan kesatuan untuk negara yang akan didirikan berlandaskan Pancasila sebagai sumber dan dasar politik hukum,” pungkasnya. (mg30/ric/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -