Imigrasi Perketat Penerbitan Paspor

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

MAGELANG–Kantor Imigrasi Kelas II Wonosobo menolak 159 penerbitan paspor sepanjang Januari-Mei 2017. Ketegasan diambil, karena pemohon tidak bisa menjelaskan secara gamblang tujuan pengajuan paspor dengan kegunaannya.

“Katanya untuk wisata, tapi tidak bisa menyebutkan ke mana tujuan wisatanya dan tidak bisa menunjukkan tiket pulang-pergi,” kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Wonosobo, Soeryo Tarto Kisdoyo, kemarin, saat rapat evaluasi penerbitan paspor bagi calon jamaah haji dan umrah serta pencegahan TKI nonprosedural di Hotel Atria Magelang.

Selain kedok wisata, kata dia, sejumlah pemohon juga beralasan akan mengunjungi keluarga di luar negeri. Saat ditanya oleh petugas di mana alamat keluarga yang bersangkutan, pemohon tidak bisa menjawab. Selain itu, tidak bisa membuktikan undangan dari pihak keluarga yang akan dikunjungi.

“Ini kan aneh, jadi kami tolak. Ketidaksesuaian ini kami ketahui saat sesi wawancara,” akunya. Jumlah paspor ditolak, berdomisili tersebar di Jawa Tengah. Terbanyak dari wilayah Kedu. Pihaknya tetap akan memperketat penerbitan paspor untuk mencegah terjadinya tenaga kerja nonprosedural. Sekaligus, melindungi pemohon yang kemungkinan justru menjadi korban biro TKI abal-abal. “Pengetatan penerbitan paspor bukan hanya untuk umrah, tapi seluruh paspor,” tandasnya.
Masih menurut Soeryo, saat ini banyak biro TKI bodong yang memberikan iming-iming kepada korban agar mau bekerja di luar negeri. Alhasil, mereka nekat untuk mengurus paspor, dengan memberikan keterangan kepada petugas yang terkesan asal-asalan. Dalam rangka perlindungan, pihaknya menolak penerbitan. “Mereka ingin bekerja ke luar negeri, tapi menempuh jalur illegal. Kasihan kalau sampai mereka ketahuan di negara lain dan dideportasi.”

Kepala Sub-Seksi Lalu Lintas Keimigrasian, Washono menambahkan, pengetatan prosedur penerbitan paspor berlaku di seluruh Indonesia.

Per hari, pihaknya melayani 40-60 permohonan paspor. Sementara untuk penerbitan paspor haji, sebanyak 100 berdasarkan jadwal masing-masing kota/kabupaten.

“Kami harus teliti dan hati-hati sebelum menerbitkan. Jangan sampai lolos TKI nonpresedural.” Selanjutnya, akan diselidiki lebih lanjut jika ada temuan TKI nonprosedural. Utamanya, oknum yang membantu pembuatan paspor. “Sanksinya bisa dihukum pidana.” (put/isk)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -