BPJS Gandeng Pelaku Wisata Waduk Jatibarang

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SEMARANG – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Semarang, memberikan bukti nyata komitmennya kepada tenaga kerja sektor informal. Yakni menggandeng pelaku wisata di Waduk Jatibarang, Gunungpati, Semarang dengan memasukkan 40 pelaku wisata untuk mendapatkan jaminan ketenagakerjaan.

Mereka adalah yang bekerja sebagai supir speed boat, pedagang, dan tukang parkir yang tergabung dalam Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Suko Makmur. Ke-40 orang ini mendapatkan kepesertaan gratis di bulan pertama, untuk program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). “Kami melihat tingginya minat teman-teman dari Pokdarwis Suko Makmur untuk mengikuti program BPJS Ketenagakerjaan. Untuk itu kami memberikan apresiasi dalam bentuk gratis iuran di bulan pertama,” kata Kepala BPJS Ketenagakerjaan cabang Semarang, Pepen S. Almas usai acara Nyadran di Waduk Jatibarang, belum lama ini.

Dalam kegiatan tersebut, dilakukan penyerahan kartu peserta secara simbolis, yang diwakili oleh Bambang Pramusinto, Camat Gunungpati, Bagiyo Prayitno Kapolsek Gunungpati, serta Kadarlusman Ketua Komisi C  DPRD Kota Semarang.

Selain itu sebagai bentuk Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), BPJS Ketenagakerjaan pun melakukan pengecatan dan dekorasi ulang pada warung, gazebo, toilet, dan loket perahu di lingkungan Waduk Jatibarang. “Jadi dukungan kami tidak hanya berhenti pada para pekerja saja, tetapi kami pun ikut mendorong agar pariwisata di Semarang khususnya Waduk Jatibarang yang memang sangat potensial ini, agar terus berkembang melalui program TJSL tersebut,” jelasnya.

Widodo, pengurus Pokdarwis Suko Makmur mengaku senang dengan bergabungnya anggota kelompok tersebut sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. “Dengan adanya BPJS Ketenagakerjaan, Pokdarwis Suko Makmur merasa lebih tenang, terutama terkait kecelakaan kerja yang otomatis bisa tercover,” ungkapnya. (den/smu)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -