Dorong Percepatan Pembangunan Setelah Ada Perubahan Konstruksi

Komisi III Inspeksi Pembangunan Pasar Muntilan dan Perpustakaan Daerah

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

MUNGKID—DPRD Kabupaten Magelang melakukan inspeksi pembangunan Pasar Muntilan dan Perpustakaan Daerah, kemarin. Kegiatan pengawasan lapangan, diharapkan mampu mendorong percepatan pembangunan, sekaligus pengawasan terhadap progress pekerjaan.

Kegiatan dilakukan oleh Komisi III DPRD Kabupaten Magelang. Rombongan dipimpin oleh Ketua Komisi III, M. Yusuf Sakir. Hadir sejumlah pejabat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang serta pelaksana proyek kegiatan.

”Kita ingin melakukan pengawasan ini sejak awal. Supaya kita tahu tahap per tahap dan kualitas bangunan sudah sesuai dengan rencana atau tidak,” papar Yusuf Sakir. Menurut Sakir, ada dua proyek besar di Muntilan. Yakni, pembangunan gedung Perpustakaan Daerah dan Pasar Muntilan.

Sakir menyampaikan, pembangunan infrastruktur di Kabupaten Magelang, harus dikawal dari masa perencanaan sampai tahap penyelesaian. Sehingga tidak ada “permainan” oknum-oknum tidak bertanggung jawab. Juga agar tidak terjadi kesalahan hitung pembangunan yang dapat berakibat fatal di kemudian hari.

Apalagi, sebut Sakir, sesuai amanat undang-undang, salah satu fungsi DPRD adalah pengawasan. “Proyek revitalisasi Pasar Muntilan yang menelan dana sampai Rp 85,5 miliar dan membutuhkan 20 bulan pengerjaan, harus selalu dikontrol dan diawasi. Baik oleh Pemkab, DPRD, maupun masyarakat secara langsung.”

Saat proses peninjauan, kegiatan pembangunan Pasar Muntilan oleh PT Armada Hada Graha, sedang dalam proses awal. Yakni, penataan lokasi. Juga pengukuran pemasangan tiang pancang yang rencananya dipasang pada minggu depan.

“Kita berharap progresnya terus ditingkatkan. Mengingat proyek ini juga dimulainya sudah sedikit mundur dari rencana awal,” kata Sakir. Sebab, sambung Sakir, proyek tersebut menyangkut hajat hidup masyarakat yang mata pencahariannya bergantung pada pasar. “Kami berharap Pemkab memiliki priortias lebih.”

Masih menurut Sakir, hasil pengecekan lapangan, ada perubahan (review) konstruksi pada bangunan basement. Letak basement harus sedikit dinaikkan. Sebab, galian tidak bisa melebihi tiga meter. Jika dipaksakan, bakal memicu munculnya mata air.

Sementara itu, pembangunan Perpustakaan Daerah yang menelan biaya Rp 17,5 miliar, sudah tampak perkembangannya. Beberapa bangunan sudah mulai berdiri. Perpustakaan yang rencananya berdiri cukup megah di tengah Muntilan itu, diperkirakan selesai pada pertengahan Desember.

Anggota Komisi II, Gunawan, menambahkan, ada sejumlah proyek besar yang dilakukan pengawasan sejak dini. Mengingat ada beberapa proyek yang mengalami perubahan desain. ”Perencanaan banyak yang tidak matang, sehingga ada beberapa yang desainnya harus di-review. Seperti Pasar Muntilan dan pembangunan jembatan Sileng.”

Untuk itu, DPRD akan melakukan pengawasan ekstra. ”Selain akan memanggil pihak-pihak terkait, kita akan melakukan pengecekan di lapangan agar progress pembangunan bisa dilaksanakan sesuai spesifikasi yang ditentukan.” (adv)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -