Atlet Bridge Yunior Melimpah

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SEMARANG – Pengurus Provinsi Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (Gabsi) Jawa Tengah menggelar Kejurprov Bridge Yunior di BP Dikjur, Jalan Brotojoyo Semarang, Sabtu dan Minggu (20-21/5) kemarin. Kejuaraan ini mempertandingkan delapan nomor yaitu beregu dan pasangan usia 12, 15, 18 dan 21 tahun menggunakan sistem top-bottom untuk pasangan dan Swiss murni 5 sesi a’ 10 papan untuk beregu.

Dibuka langsung oleh Sekum Pengprov Gabsi Jateng Tatang Kristiadhi, kegaiatan langsung dilanjutkan pertandingan nomor pasangan yang diikuti enam daerah di antaranya Wonosobo, Blora, Temanggung, Kendal,  Kabupaten Semarang dan Semarang. Dengan total peserta pasangan 84 pasang U12, 15, 18, dan 21.

Humas Gabsi Jawa Tengah Kusumo Hararyo mengatakan, Kejurprov Junior ini baru untuk pertama kalinya diselenggarakan oleh Gabsi Jawa Tengah, sebagai realisasi program pemassalan bridge serta pelaksanakan pembinaan bridge usia dini. “Karena Jawa Tengah saat ini tertinggal dari daerah lain seperti Jawa Timur, Sulut dan DIY dalam pembinaan bridge usia dini. Makanya tahun ini Pengprov melaksanakan Kejurprov Junior dan akan secara rutin dilaksanakan setiap tahun,” bebernya.

Lebih jauh, Kusumo mengatakan, selama ini setiap Kejurnas Pelajar maupun Junior hanya dua daerah yaitu Kabupaten Kendal dan Semarang yang selalu mengirimkan atletnya. “Dengan diadakannya Kejurprov Junior ini, diharapkan daerah-daerah lain bisa menggalakkan bridge usia dini dan menelorkan atlet handalnya disemua nomor untuk Bridge Jateng lebih baik,” paparnya.

Sementara itu, bidang Binpres Gabsi Jawa Tengah menargetkan, tahun 2018 Jawa Tengah harus dapat mengirimkan minimal empat daerah ke Kejurnas Junior/Pelajar.  Dalam gelaran Kejurprov Junior ini, Pengprov Gabsi Jateng menyediakan Piagam dan Medali untuk pemenang 1 sampai 3 serta Piala Bergilir bagi juara umum.

Sementara pada pertandingan nomor pasangan, Monica dan Fransisca menempati urutan pertama dengan prosentase 60,07 persen diikuti oleh pasangan Ilmawan-Fadhel dari Semarang dan Salsabila-Desy Monica asal Ungaran. Besok (hari ini, Red) Kejurprov Junior akan dilangsungkan pertandingan dengan nomor beregu mulai pukul 09.00. (tsa/smu)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -