Gagal Bendung Awan ke Bhayangkara

Maksimalkan Aji dan Satria di Bawah Mistar

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SEMARANG – Kekhawatiran  PSIS kehilangan kiper utama mereka, Awan Setho Raharjo menjadi kenyataan. Eks kiper Timnas U-19 itu saat ini telah merapat ke tim asalnya Bhayangkara FC hingga waktu yang tidak ditentukan.

Status pinjaman kiper asal Semarang itu sebenarnya berlangsung hingga Liga 2 berakhir. Namun karena Bhayangkara FC mengalami krisis penjaga gawang maka Awan Setho diminta merapat ke timnya yang kini berlaga di Liga 1. “Awan saat ini sudah kembali ke Bhayangkara untuk memenuhi panggilan. Kami masih menunggu kabar selanjutnya meskipun tentunya kami berharap masih bisa menggunakan tenaga Awan,” kata General Manajer (GM) PSIS, Wahyu ‘Liluk’ Winarto.

Atas kenyataan tersebut, berarti tim berjuluk Mahesa Jenar saat ini tinggal memiliki stok dua penjaga gawang yaitu Aji Bayu Putra dan Satriawan Eka Putra. Sedangkan seorang kiper lainnya Feri Bagus Kurniawan masih dalam masa penyembuhan cedera bahu.

Stok dua kiper yang ada bisa dikatakan cukup minim. Apalagi satu diantaranya yaitu Satriawan Eka Putra adalah pemain magang yang akhirnya didaftarkan lantaran Feri Bagus membutuhkan waktu yang lama untuk pemulihan cedera.

Otomatis Mahesa Jenar tinggal memiliki Aji Bayu Putra yang siap main. Kiper asal Brebes tersebut juga sudah dijajal turun sebagai starter ketika PSIS menjamu PPSM kemarin. Aji juga telah turun di bawah mistar PSIS selama beberapa kali laga uji coba lalu. “Ya mau bagaimana lagi mau tidak mau kami harus memaksimalkan kiper yang ada. Persoalan dua kiper yang ada hanya jam terbang saja. Kalau dari segi kualitas mereka layak untuk turun di Liga 2. Dan kami berharap mereka bisa maksimal,” sambung Liluk. (bas/smu)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -