KPR Dominasi Pembiayaan BNI Syariah

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SEMARANG – Kredit pemilikan rumah mendominasi pembiayaan dari Bank BNI Syariah. Hal ini seiring dengan tingginya kebutuhan masyarakat akan hunian, serta kepercayaan masyarakat terhadap perbankan syariah yang meningkat.

SEVP Bisnis Komersial & Menengah Bank BNI Syariah, Dhias Widhiyati, mengatakan, secara nasional pertumbuhan pembiayaan konsumtif lebih tinggi dibanding produktif. Pertumbuhan konsumtif ini didominasi oleh kredit kepemilikan rumah atau Griya Hasanah yang mencapai 25,24 persen.  “Pertumbuhan signifikan juga didorong oleh pertumbuhan dana murah yang mencapai di atas 29 persen,” ujarnya, kemarin.

Hal ini juga terjadi pada wilayah kota Semarang. Sepanjang tahun 2016 lalu, khusus wilayah kota Semarang pihaknya berhasil membukukan pembiayaan hingga Rp 200 miliar. Dana yang dikucurkan ini didominasi oleh kredit pemilikan rumah, sedangkan sisanya untuk pembiayaan produktif. “Kebutuhan masyarakat akan hunian memang masih cukup besar,” jelas Branch Manager PT Bank BNI Syariah Kantor Cabang Semarang, Aprilina Pitra Ardiati.

Tak hanya pembiayaan yang menunjukan tren yang memaik, penghimpunan dana pihak ketiga juga dinilainya cukup menggembirakan. Salah satu pendorong pertumbuhan dana pihak ketiga ini adanya kerjasam dengan salah satu Yayasan Islam di Semarang yang hampir seluruh usahanya berada di BNI Syariah. Selain itu, kami juga bekerja sama dengan berbagai perusahaan dan lembaga berkaitan dengan “payroll”. “Dari keseluruhan dana pihak ketiga yang dihimpun, current account and savings account (CASA) BNI Syariah tercatat mencapai 78 persen,” katanya.

Ia menambahkan, pada akhir 2016, pihaknya mengeluarkan produk baru yang bernama Wakaf Hasanah. Produk tabungan ini tidak bisa diambil karena bertujuan untuk diwakafkan. Besarannya pun bebas dan tidak ada batas nominal. “Produk baru ini cukup diminati. Sekitar 4 bulan setelah diluncurkan, dana yang telah dihimpun mencapai Rp4,5 miliar dan disalurkan melalui kerjasama dengan tujuh lembaga amal zakat,” paparnya. (dna/smu)

Berita sebelumyaManjakan Mata Pengunjung
Berita berikutnyaSMS Penipuan Masih Marak
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -