616 Makam Dibongkar

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

KAJEN – Sebanyak 616 makam yang ada di Desa Babalan Lor dan Desa Babalan Kidul, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, Senin (22/5) dibongkar secara serentak oleh 40 tenaga penggali kubur. Makam-makam tersebut dipindahkan ke lokasi pemakaman yang baru, yang terletak 500 meter dari lokasi pemakaman semula.

Dipindahkannya makam pada dua desa tersebut karena lokasi pemakaman yang semula terkena proyek pembangunan jalan tol. Sehingga proyek pembangunan jalan tol bisa dilakukan dan jalan tersebut dapat digunakan untuk para pemudik pada lebaran tahun ini.

Perangkat Desa Babalan Lor, Sutrisno mengungkapkan, pemindahan 616 makam tersebut sepengetahuan dan atas persetujuan para ahli waris. Bahkan, para ahli waris yang meminta perpindahan dilakukan secepat mungkin, agar bisa melakukan penyekaran sebelum bulan Ramadan.

Menurutnya ada 170 ahli waris yang datang untuk menyaksikan proses pemindahan makam tersebut. Mereka sebagian besar datang bersama keluarga untuk mengetahui lokasi pemindahan makam dengan baik. “Lokasi makam yang baru ini lebih luas dari sebelumnya, yakni dengan luas 1.800 meter persegi, dibelikan dari dana ganti rugi lebih dari Rp 500 juta,” ungkap Sutrisno.

Sementara itu, Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, mengatakan dilakukannya pemindahan makam warga Desa Babalan Lor dan Desa Babalan Kidul, karena lokasi makam tersebut terkena proyek pembangunan jalan tol Pemalang Batang. Dan dipindahkan ke lokasi desa yang sama, namun lokasinya lebih luas dari semula.

Menurutnya ada 3 makam yang dinilai warga merupakan makam keramat. Yakni milik Mbah Kerti, Ronggojati dan Mbah Maghtub yang terletak di Desa Babalan Kidul juga ikut dipindahkan, dan warga mengikuti semua proses pemindahan dengan baik.

“Kami mendukung pemindahan makam tersebut, karena untuk mempercepat proses pembangunan jalan tol, sehingga bisa digunakan para pemudik tahun ini,” kata Bupati Asip. (thd/ric)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -