Perkuat Sinergi, Jateng Bersiap Sambut Pemudik

Dikasih logo jateng gayeng, foto menyusul

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SEMARANG – Pemprov Jateng bersama seluruh stakeholder siap memantau dan mengupayakan stabilisasi harga kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas), khususnya menjelang Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri tahun ini. Kesiapan tersebut diwujudkan dalam pelaksanaan Rapat Koordinasi Ekonomi, Keuangan, Industri, dan Perdagangan (Ekuinda) yang digelar di Gradhika Bhakti Praja, Selasa (23/5).

Sekda Jateng Sri Puryono didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jateng Dadang Somantri menyampaikan kesiapan selama Ramadan dan Idul Fitri selalu dilakukan agar masyarakat lebih aman dan nyaman menjalankan ibadah puasa dan merayakan Lebaran. Terlebih, Jateng merupakan wilayah perlintasan maupun tujuan akhir pemudik.

Diakui, kenaikan harga kepokmas selalu menjadi persoalan saat Ramadan hingga Lebaran. Persoalan lain, meningkatnya kebutuhan sarana transportasi, kerawanan kejahatan maupun bencana alam. Karenanya, perlu upaya sinergi dengan berbagai pihak, untuk mengantisipasi kondisi tersebut. “Sehingga masyarakat dapat merasa aman dan nyaman dalam menjalankan ibadah puasa, maupun saat berlebaran,” beber Sekda.

Beberapa hal yang mendapat perhatian pemerintah, antara lain menyangkut ketersediaan kepokmas dengan harga terjangkau. Selain itu, keselamatan dan kelancaran lalu lintas, pengawasan barang beredar dan jasa, termasuk antisipasi peredaran uang palsu. Keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat juga menjadi perhatian, baik di tempat ibadah, pusat keramaian, seperti pasar, mal, objek wisata, terminal, bandara, dan sebagainya.

“Kesiapan dalam mengantisipasi bencana alam pun terus dilakukan. Apalagi, saat ini memasuki musim peralihan atau pancaroba. Sehingga perlu diwaspadai turunnya hujan dengan intensitas sedang sampai lebat, angin kencang, puting beliung, maupun perubahan suhu ekstrem pagi dan siang yang berpotensi mengganggu kesehatan,” tegasnya.

DUA JALUR UNTUK MUDIK : Sekda Jawa Tengah Sri Puryono saat memantau progres pembangunan jalan tol Bawen-Salatiga belum lama ini. Diupayakan jalan tersebut dibuka dua jalur saat arus mudik balik lebaran nanti. (DINKOMINFO JATENG FOR JAWA POS RADAR SEMARANG )
DUA JALUR UNTUK MUDIK : Sekda Jawa Tengah Sri Puryono saat memantau progres pembangunan jalan tol Bawen-Salatiga belum lama ini. Diupayakan jalan tersebut dibuka dua jalur saat arus mudik balik lebaran nanti. (DINKOMINFO JATENG FOR JAWA POS RADAR SEMARANG
)

Mengenai kesiapan jalur mudik, pihaknya sudah menyiapkan jalur-jalur alternatif yang bisa dilalui pemudik. Rambu-rambu di jalur alternatif itu pun terus dilengkapi, sehingga dapat digunakan sebagai panduan para pengguna jalan yang jarang atau bahkan baru kali pertama melintas.

Sejumlah rencana aksi juga disiapkan untuk memecah kepadatan di jalan raya. Antara lain, H-10 (15 Juni) jalan provinsi sudah siap melayani arus mudik dan balik. Pada H-15 fly over Dermoleng (Ketanggungan, Brebes) difungsikan, H-10 fly over Kesambi bisa digunakan selama mudik, H-9 fly over Klonengan (Prupuk) dan Kretek (Paguyangan) difungsikan. Pada H-7, jalan tol Pejagan Pemalang dan Semarang-Salatiga bisa dilalui. Sementara, untuk ruas tol Pemalang-Batang, dan Solo-Ngawi dipersiapkan untuk fungsional.

“Selain itu, kami juga memfasilitasi mudik gratis menggunakan kereta api dan bus, khusus untuk warga Jabodetabek yang bekerja di sektor informal. Seperti, para asisten rumah tangga, buruh, pedagang kecil, dan sebagainya,” ujar Sekda.

Pihak Kementerian Perhubungan juga menyediakan angkutan kendaraan roda dua gratis dengan kereta api dan kapal laut. Dengan begitu, kepadatan di jalan raya dapat ditekan, sekaligus meminimalisasi kecelakaan di jalan raya. “Karena bagaimana pun, sepeda motor tidak untuk perjalanan jauh,” tandasnya. (*)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -