PP Muhammadiyah Resmikan SD Binaan UMM

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

MUNGKID– Peresmian Gedung SD Inovatif Pujotomo Mertoyudan Kabupaten Magelang begitu istimewa. Bagaimana tidak, Ketua Umum PP Muhammadiyah Dr Haedar Nashir hadir langsung dalam kegiatan tersebut.

Ratusan warga Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah yang berasal dari PCM, PDM, PCA, PDA Kota dan Kabupaten Magelang serta keluarga besar UM Magelang hadir di halaman SD tersebut. Sekolah itu merupakan binaan Universitas Muhammadiyah (UM) Magelang.

Rektor UM Magelang Ir Eko Muh Widodo MT dalam sambutannya menyampaikan, SD Muhammadiyah Pujotomo dipindah dari lokasi semula dengan luas 700 meter persegi ditukar ke lokasi sekarang di Pandansari seluas 1500 meter persegi. “Alhamdulillah, tahun pelajaran baru belum dimulai tapi sudah ada 22 siswa yang mendaftar ke SD Inovatif Pujotomo ini,” ungkap Eko yang disambut aplaus dari hadirin.

Wakil Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UM Magelang Muljono MM mengatakan, pemindahan lokasi gedung tersebut berazaskan tukar manfaat. Gedung SD yang lama akan dibangun untuk ruang kuliah empat lantai.

Wakil Ketua Pimpinan Wilayah (PWM) Jawa Tengah Drs Wahyudi MPd mengapresiasi langkah UM Magelang untuk merintis SD Inovatif Pujotomo. Sekolah ini diharapkan menjadi lab school serta sebagai wadah untuk pembibitan kader persyarikatan yang berkarakter dan berkemajuan.

Sebelum meresmikan Gedung SD Inovatif Pujotomo, Ketua Umum PP Muhmmadiyah terlebih dahulu menyampaikan tauziyah antara lain tentang peran Muhammadiyah dalam pembangunan bangsa Indonesia. “Muhammadiyah sebagai organisasi yang memiliki kepribadian serta banyak melahirkan tokoh besar seperti Jenderal Sudirman. Warga Muhammadiyah, hendaknya kita bersikap kritis sebagai wujud cinta tanah air dan untuk mewujudkan bangsa yang berkepribadian,” tegas Haedar.

Menyambut bulan Ramadan, ia berpesan agar warga Muhammadiyah dapat memperkaya ihksan baik dengan yang seiman maupun yang berbeda keyakinan untuk menunjukkan ajaran Islam yang rahmatal lil ‘alamin dan berkemajuan. (sct)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -