Tower Ilegal Dilaporkan ke Ombudsman

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SEMARANG – Keberadaan tower telekomunikasi atau Base Transceiver Station (BTS) tak berizin alias ilegal masih menjadi persoalan yang tak kunjung bisa diselesaikan di Kota Semarang. Sedikitnya ada kurang lebih 800 tower BTS, diperkirakan tidak ada 40 persen yang mengantongi izin.

Meski banyak tower tak berizin ini seringkali diprotes warga karena pendiriannya tidak sesuai prosedur, tetapi pengelola tower BTS berusaha mendirikannya. Banyaknya tower ilegal, rata-rata terjadi karena pengelola tower mencuri start untuk melakukan pembangunan sebelum perizinan dipenuhi.

Sedangkan untuk mengurus perizinan, pengelola tower seringkali berbenturan dengan keinginan warga. Biasanya, warga menuntut harga ganti rugi dengan nilai mahal. Sehingga pengelola tower tidak mampu membayar. Celakanya, seringakali pengelola tower main mata dengan tokoh warga setempat, sehingga tower tetap bisa berdiri dan beroperasi meski belum berizin.

Kali ini, sejumlah warga RT 4 dan 6 Tlogosari Wetan memprotes keberadaan tower seluler milik PT Inti Bangun Sejahtera (IBS) di Jalan Kyai Abdul Manan. Warga munuding bahwa tower tersebut tidak berizin alias ilegal. Sebab, tidak melalui persetujuan warga.

Atas hal itu, sejumlah warga melaporkan keberadaan tower ilegal itu ke Ombudsman Perwakilan Jateng. “Pembangunan tower tersebut tanpa melalui proses sosialisasi terlebih dahulu kepada warga. Sebelum hingga setelah tower beroperasi tidak ada sosialisasi,” kata Samiran, warga RT 4 RW 8 Pedurungan Tengah.

Dikatakannya, pengelola dalam pendirian tower tersebut hanya melibatkan beberapa warga saja. “Bahkan terkesan door to door dengan tiga warga saja. Sehingga warga merasa keberatan,” katanya.

Dikatakannya, proses mendirikan tower seharusnya melalui prosedur perizinan, baik Izin Mendirikan Bangunan (IMB), Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal), maupun HO. “Tiga warga itu hanya yang dianggap berdekatan dengan tower. Padahal bukan mereka saja yang dekat dengan tower. Warga lainnya juga rentan terkena dampak, baik bahaya roboh, maupun radiasi,” katanya.  Oleh karena itu, warga berinisitif melaporkan ke Ombudsman Perwakilan Jateng dan dinas terkait.

Asisten Ombudsman RI Perwakilan Jateng dan DIY, Bellinda Wasistiyana Dewanty membenarkan, pihaknya telah menerima laporan warga terkait keberadaan tower di Jalan Kyai Abdul Manan. “Kami menerima aduan pada Jumat (12/5) lalu. Sudah kami terima. Saat ini, kami sedang melakukan telaah. Kami juga sudah mengirimkan tim investigasi untuk mengecek lokasi sekaligus meminta keterangan warga. Selanjutnya masih menunggu perkembangan,” katanya. (amu/zal)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -