KAI Segera Tutup Perlintasan Liar

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SEMARANG – PT Kereta Api Indonesia (KAI) menggelar sejumlah persiapan menghadapi arus Lebaran mendatang. Salah satunya dengan inspeksi jalur KA dari Jakarta menuju Semarang, untuk memastikan titik-titik rawan.

Direktur Utama PT KAI, Edi Sukmoro mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan personel untuk antisipasi daerah rawan, baik rawan karena alam maupun non-alam.

”Stasiun besar yang menerima penumpang pada masa angkutan Lebaran tahun ini juga sudah siap. Namun kita harus waspada dan melakukan langkah antisipasi gangguan perjalanan KA yang bersifat dari alam,” katanya di Stasiun Tawang, Senin (22/5) malam kemarin.

Dari hasil inspeksinya, dia mencontohkan titik rawan, seperti di  Cirebon ada daerah yang sering longsor di tiga titik. Selain itu di wilayah Daops III dan IV juga ada daerah yang rawan longsor, demikian pula banjir.

”Kerawanan lainnya adalah antisipasi pelemparan, peletakan balok, atau mungkin aja ada anak-anak menaruh batu. Kami telah mengerahkan petugas untuk menjaga keamanan jalur KA,” tambahnya.

Pihaknya juga mengerahkan tim untuk melakukan penjagaan, termasuk di perlintasan-perlintasan sebidang yang rawan terjadi kecelakaan, apalagi pada saat mudik arus lalu lintas KA cenderung bertambah padat.

”Di perlintasan-perlintasan sebidang,  akan dijaga. Di Daops IV kurang lebih ada lebih dari 170 titik, di Daops III kurang lebih sama. Makanya, kami kerahkan tim untuk menjaga,” jelasnya.

Pihaknya juga menegaskan, segera menutup perlintasan sebidang tak resmi. Menyusul sering terjadinya kecelakaan di perlintasan ilegal tersebut. ”Setiap tahun perlintasan sebidang liar terus bertambah dan tak terhitung karena masyarakat sendiri yang membuat atas kehendaknya sendiri. Akan segera kami tutup,” tambah Direktur Keselamatan Dirjen Perkeretaapian, Edi Nursalam.

Perlintasan sebidang liar akan ditutup kemudian diarahkan menuju perlintasan terdekat atau dibuatkan flyover demi keamanan bersama. ”Akan terus kami teliti dan carikan solusi, namun kemungkinan besar perlintasan liar akan kami tutup,” tegasnya. (den/zal/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -