Libatkan Lansia Dalam Pembangunan

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

UNGARAN – Meningkatnya angka usia harapan hidup warga Kabupaten Semarang membawa dampak bertambahnya jumlah lanjut usia (lansia) dan pra lansia. Hal itu dikatakan oleh Bupati Semarang, Mundjirin saat peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) di pendopo kabupaten, Selasa (23/5).

“Para lansia harus terus dilibatkan dalam proses pembangunan agar mereka dapat meningkatkan kesejahteraannya,” kata Mundjirin.

Pada 2010, berdasar catata Pemkab Semarang, usia harapan hidup warga tercatat 64,5 tahun dan diperkirakan menjadi 71,1 tahun pada tahun 2020 mendatang. “Mereka yang memiliki keahlian dapat diminta untuk melatih sesamanya agar juga memiliki ketrampilan. Mereka juga bagian dari aset pembangunan,” katanya.

Di Kabupaten Semarang, jumlah lansia pada tahun 2012 tercatat 100.150 orang dan pra lansia sebanyak 160.580 jiwa. Pada tahun 2016, terjadi penambahan pra lansia sebanyak 28.884 jiwa (28 persen) dan lansia 11.307 jiwa (10 persen). Mundjirin berharap, usia tidak menjadi halangan bagi para lansia untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan.

Sementara itu anggota Komisi Daerah Lanjut Usia (Komda Lansia) Sri Sunariningsih Rismonowati mengatakan, warga lansia di seluruh kecamatan akan dilibatkan dalam gerakan penghijauan peringatan HLUN.

“Kami siapkan ratusan bibit aneka jenis tanaman penghijauan yang disalurkan lewat Forum Komunikasi Paguyuban (FKP) Lansia di 19 Kecamatan  untuk program penghijauan itu,” katanya.

Terpisah, janji akan meningkatkan kesejahteraan lansia juga dikatakan, Bupati Kendal,  Mirna Annisa. Dia menginginkan Kendal menjadi kota yang ramah bagi warga lansia.

Menurtnya Peringatan Hari Lansia ini merupakan momentum untuk lebih meperhatikan dan meningkatkan kesejahteraan lansia. Terutama dalam hal pelayanan kesehatan bagi lansia. “Pemerintah akan memberikan tempat dan perlindungan bagi lansia yang terlantar,” katanya.  (ewb/bud/zal)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -