Mahasiswa Jangan Lupakan 4 Pilar

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SALATIGA –  Empat pilar MPR RI yang terdiri dari Pancasila, UUD 1945, NKRI dan  Bhinneka Tunggal Ika disebutnya sudah final dan menjadi pertahanan  bangsa.  Mahasiswa juga diajak untuk tidak melupakan 4 pilar.

Hal itu dipaparkan Wakil Ketua MPR RI Oesman Sapta sebagai pembicara utama dalam kuliah Umum dengan mengangkat tema ‘Mengukuhkan 4 Pilar MPR RI : Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika’ digelar Fakultas Hukum Universitas Kristen Satya Wacana (FH UKSW), di Auditorium S. Djojodiharjo, Senin (22/5).

Kuliah umum hasil kerjasama antara Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) dan FH UKSW ini menghadirkan Wakil Ketua MPR RI  Oesman Sapta sebagai pembicara utama. Beberapa anggota MPR RI lainnya juga ikut menjadi pembicara, yaitu Zainut Tauhid Sa’adi, Akhmad Muqowam, Rufinus Hotmaulana Hutauruk.

Turut hadir dalam kesempatan ini adalah sejumlah anggota MPR RI yaitu GKR Ayu Koes Indriyah. Hadir juga dalam acara ini Staf Khusus Presiden Komisaris Jenderal Polisi (Purn) Gories Mere dan Mantan Deputi Pencegahan Badan Narkotik Nasional Yappi Manafe, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

“Bukan saatnya lagi membicarakan warna kulit atau agama saat ini. Empat pilar MPR RI yang terdiri dari Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika sudah final dan menjadi pertahanan  bangsa. Mahasiswa harus menghayati empat pilar, jangan dilupakan. Empat pilar itu sudah final pertahanan bangsa. Jangan sampai ada sikap-sikap anti Pancasila,” ungkap Oesman Sapta.

Kuliah umum ini resmi dibuka oleh Pembantu Rektor V UKSW Neil Semuel Rupidara. dalam sambutannya, Neil menyebutkan bahwa acara ini adalah langkah penting di tengah pertanyaan atas dimana peran UKSW menyuarakan suara kenabiannya dalam persoalan bangsa ini.

“Saya berharap seminar ini menghasilkan suatu rekomendasi yang tegas dalam pendukung Presiden Republik Indonesia dengan segala kedaulatan hukum dan politik ditangannya, untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mengamankan bangsa ini, termasuk menindak tegas sikap-sikap anti Pancasila yang menjadi perekat kehidupan bangsa yang sangat beragam ini,” kata Pembantu Rektor V.

Ketua panitia kegiatan Indirani Wauran menuturkan, kuliah umum ini diadakan untuk meningkatkan dan mengukuhkan pemahaman civitas akademika akan empat pilar MPR RI. “Hal ini menjadi urgen oleh karena adanya tantangan baik secara internal dan eksternal yang berpotensi mengganggu kohesivitas kehidupan berbangsa dan bertanah air Indonesia,” imbuh Indirani Wauran. (sas/zal)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -