Pelaku Kartel Akan Diburu

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SEMARANG – Kadivre Bulog Regional Jateng, Djoni Nur Ashari, memastikan stok beras di Jateng mencukupi hingga 7 bulan ke depan. Bahkan, kebutuhan bahan pokok dan bumbu lainnya seperti daging sapi dan bawang terus dipasok untuk mengamankan ketersediaan bahan hingga Lebaran.

Djoni menjelaskan, pihaknya mengoperasikan 22 truk sembako untuk mengantisipasi kenakalan kartel sekaligus spekulan yang menyebabkan fluktuasi harga. Penyebaran sembako sebagai Gerakan Stabilisasi Pangan (GSP) ini akan diedarkan ke seluruh eks Karesidenan Jateng.

Dia mengaku, saat ini Bulog punya stok beras hingga 257.000 ton untuk tujuh bulan, 16.000 ton gula pasir, bawang putih 60 ton, dan bawang merah 60 ton. ”Bawang merah masih distok lagi jika sewaktu-waktu diperlukan. Kalau daging beku 4 ton eks impor dan daging ini akan terus ditambah sesuai dengan kebutuhan,” terang Djoni usai melepas unit armada kendaraan pembawa stok pangan tersebut di Gubernuran, Selasa (23/5).

Sebelum pelepasan didahului kegiatan koordinasi Ekonomi, Keuangan, Perindustrian dan Perdagangan (Ekuinda) bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) di Gedung Gradika Bhakti Praja.

Dijelaskan, penentuan harga eceran tertinggi (HET) logistik yang didistribusikan tersebut sudah ditentukan. Harga beras mulai kualitas sedang hingga paling bagus berkisar Rp 7.000-Rp 10.000 per kg. Sementara, daging beku yang diedarkan dikenakan harga maksimal Rp 70.000 per kg, gula pasir maksimal Rp 12.000 per kg, serta bawang merah Rp 25.000 per kg dan bawang putih Rp 38.000 per kg.

Sekda Jateng Sri Puryono dalam paparannya mengatakan, selain mengoordinasikan kesiapan mudik Lebaran, kebutuhan pangan dan keperluan bahan bakar minyak (BBM) dan gas juga dilakukan penambahan. Dia menegaskan, pelaku kartel akan diburu dan dikenakan hukuman pidana yang berat. Dalam memantau kondisi harga terkini, pihaknya menggunakan aplikasi Sistem Informasi Harga dan Produksi Komoditi (Sihati) Provinsi Jateng.

”Sihati generasi ketiga ini sudah mampu mendeteksi kondisi hingga di produksi pangan. Jika sewaktu-waktu terjadi lonjakan harga, maka akan kami lakukan penanganan melalui TPID (Tim Pengendali Inflasi Daerah),” tandasnya. (amh/ric/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -