Semarang Jadi Percontohan Smart City

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SEMARANG – Keberhasilan Pemkot Semarang dalam mewujudkan Smart City, menjadi contoh dalam implementasi konsep smart city untuk peningkatan pelayanan bagi masyarakat. Wali Kota Hendrar Prihadi pun didapuk untuk meng-influence kota-kota lainnya di Indonesia, dalam ajang Gerakan Menuju 100 Smart City pada Smart City Summit 2017, di Makasar, Selasa (23/5) kemarin.

Wali kota memaparkan penerapan konsep smart city telah digarap sejak 2013. Keseriusan dan komitmen ini terus diwujudkan dengan pengembangan berbagai inovasi yang berfokus pada peningkatan kemudahan, ketepatan dan kepercayaan masyarakat.

Konsep smart yang diterapkan dalam berbagai sistem pelayanan online di Kota Semarang ini meliputi konsep systemic (terhubung sistem), monitorable (dapat dipantau), accessible (mudah diakses), reliable (dapat dipercaya), serta time bound (batasan waktu). Konsep smart ini fokus pada upaya memberikan kemudahan, ketepatan dan kepercayaan bagi warga masyarakat termasuk para pelaku usaha.

Dalam bidang perizinan dan investasi, Kota Semarang meluncurkan sistem KRK dan IPTB online di mana masyarakat dapat dengan mudah melakukan pengurusan izin Keterangan Rencana Kota (KRK) dan Izin Pelaku Teknis Bangunan (IPTB). Selain kemudahan akses melalui smart phone/ gadget, aplikasi ini juga menawarkan kemudahan dalam memonitor setiap tahapan perizinan serta kepastian waktu.

”Adanya sistem KRK dan IPTB online ini memudahkan para pemohon untuk mengakses dan memonitor secara langsung sampai tahapan mana izin yang diajukannya. Kemudahan pengecekan dan kepastian waktu inilah yang dibutuhkan para pemohon,” ungkap wali kota.

Jika dirasa belum puas, masyarakat dapat mengajukan aduan langsung melalui aplikasi @laporhendi yang diproses maksimal 10 hari. Semua ini, menurut wali kota, merupakan wujud komitmen Pemkot Semarang dalam memberikan pelayanan terbaik bagi warga.

Menteri Kominfo Rudiantara dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembangunan smart city di Indonesia dilakukan secara bertahap. Menurutnya, konsep smart city, tidak berbicara mengenai kuantitas aplikasi melainkan pada nilai tambah atau kemanfaatan baik dari sisi internal dan layanan masyarakat. Harapannya, konsep smart city akan terus berkembang hingga nantinya terwujud smart nation. (zal/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -