Diduga Korsleting Listrik, Satu Rumah Ludes

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

UNGARAN – Rumah milik Akikit, 45, warga RT 03 RW 03, Dusun Watukebo, Desa Kalikayen, Ungaran Timur, ludes dilalap si jago merah, Selasa (23/5). Peristiwa terjadi pada pukul 23.30 WIB. Jago merah melalap rumah semi permanen berukuran 8 x 10 meter tersebut hingga rata dengan tanah.

“Diduga karena hubungan arus pendek listrik dari rumah tersebut,” ujar Kepala Desa Kalikayen, Busro, Rabu (24/5).

Dijelaskannya, saat kejadian, di dalam rumah hanya ada satu orang, Afifah Mawardah, 18,  yakni anak Akikit. Sementara Akikit bersama istri dan satu anaknya yang lain sudah lama pergi merantau. “Anak pak Akikit yang perempuan ini tiba-tiba keluar rumah berteriak minta tolong. Saat itu api sudah membumbung tinggi,” kata Busro.

Karena mendengar teriakan tersebut warga langsung berdatangan dan berusaha memadamkan api. Sayangnya upaya memadamkan api tersebut terasa sia-sia lantaran sulitnya mendapatkan sumber air. Sementara api dengan cepat membakar rumah berdinding papan kayu tersebut. “Kejadiannya kurang lebih satu jam, warga tidak sempat laporan karena kami pikir sudah sangat malam. Di lokasi juga tidak ada air, jauh dari sumber,” katanya.

Hingga Rabu siang, warga setempat masih melakukan kerjabakti membersihkan sisa-sisa kebakaran. Sementara anak pemilik rumah telah mengungsi ke rumah kakeknya.

Pihak SAR Bumi Serasi baru mendatangi lokasi kejadian pada Rabu (24/5) pagi. Selain meratakan rumah dengan tanah, api juga melalap dua motor yang ada di dalam rumah. “Motor saat terjadi kebakaran ada di dalam rumah,” kata Seksi Operasi SAR Bumi Serasi, Eko Saputro. Meski tidak ada korban jiwa, namun kerugian akibat peristiwa tersebut ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Kepala BPBD Kabupaten Semarang Heru Subroto. Pihaknya akan mengusulkan agar korban mendapat bantuan sosial. “Untuk sementara ini kita bantu logistik kerja bakti warga untuk membersihkan puing-puing kebakaran,” kata Heru. (ewb/zal)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -