Jajaran Manager PT Telkom Go To SD

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SEMARANG – Mengajar anak SD ternyata lebih susah dibanding mengajar anak anak SMA atau SMP. Siswa SD kini lebih kreatif dan bahkan sangat mengerti tentang dunia digital.

Hal ini disampaikan Joko Raharjo, EVP PT Telkom Regional Jateng-DIY  saat mengajar di SD  Alam AR Ridho yang terletak di Kawasan Perumahan Bukit Kencana Jaya Semarang, Rabu (24/5) kemarin. Meski agak susah, namun program Go To SD yang dicanangkan PT Telkom berjalan lancar.

Menurut Joko memberikan edukasi kepada anak-anak sejak dini tentang perusahaan PT Telkom sangat penting. Mengingat PT Telkom merupakan satu-satunya perusahaan Telekomunikasi yang dimiliki negeri tercinta ini. “Sejak dini anak-anak memang harus diberi pengertian bagaimana mencintai produk dalam negeri. Tidak hanya cinta kepada produk Telkom saja, tetapi juga produk-produk lainnya buatan Indonesia,” tegas Joko.

Hadirnya teknologi komunikasi, anak-anak diajak untuk berjalan cepat, karena jika tidak depat mereka akan tertinggal jauh. Adanya internet, kini juga banyak membantu anak-anak dalam pembelajaran, sehingga anak akan tahu pentingnya internet bagi kemajuan perekonmian negara.

Pada kesempatan tersebut Joko juga berpesan kepada anak anak, meski pengiriman TKI ke luar negeri memberikan devisa yang cukup besar kepada negara. Anak-anak diminta tidak menjadi TKI yang hanya dipekerjakan sebagai pembantu, sebaliknya anak-anak harus menjadi tenaga ahli. “Hadirnya internet ini akan sangat membantu anak-anak dalam belajar, karena dengan internet , jendela masa depan terbuka lebar,” tutur Joko.

Sementara itu Nur Hamdi, ketua Pembina Yayasan AR Ridho mengatakan, pembelajaran di SD Alam AR Ridhoi tetap mengacu pada kurikulum yang ditetapkan oleh Dinas Pendidikan. DiSD Alam AR Ridho ini anak anak bebas untuk berkreasi, sehingga anak-anak dapat menentukan pilihan apa yang dilakukan ke depan. (tya/smu)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -