Lulusan Mampu Bersaing di Luar Negeri

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SEMARANG – Sebagai negara maritim tentunya peluang lulusan di Indonesia untuk bekerja di bidang maritim sangat besar. Apalagi saat ini Presiden RI Joko Widodo tengah mengedepankan pembangunan dan pengembangan bidang maritim.

Untuk itu, Sekolah Tinggi Maritim dan Transportasi (Stimart) AMNI diharapkan mampu mencetak lulusan yang handal dan mampu bekerja di dalam maupun luar negeri. Bahkan mampu bersaing dengan pelaut dan tenaga bidang maritim dari negara lain.

”Kunci untuk menjadi tenaga di bidang maritim yang sukses ada tiga, di antaranya punya pendidikan intelektual yang baik, jati diri, dan akhlak yang bagus,” kata Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi saat menjadi pemimpin upacara dalam wisuda ke-55 Stimart AMNI Semarang, kemarin. Dalam kegiatan tersebut terdapat 293 wisudawan diwisuda. Mereka untuk program S1 sebanyak 19 wisudawan dan program D3 274 wisudawan.

Ketua Stimart AMNI Ir Siswadi MT mengatakan, pihaknya menempa mahasiswanya untuk mampu menguasai bidang skill dan soft skill. Hal ini penting untuk menghadapi arus globalisasi dan persaingan memperebutkan pangsa kerja, baik di dalam negeri maupun luar negeri.

Selain ijazah, wisudawan juga memiliki sertifikat keahlian saat lulus. Sertifikat keahlian di bidang yang berhubungan dengan keahlian kemaritiman ini diakui dan berstandar internasional.

Sementara itu, Koordinator Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah VI Jateng, Prof Dr DYP Sugiharto mengatakan, lulusan sekolah tinggi kemaritiman punya pangsa kerja yang luas. ”Sekarang yang harus disiapkan pengelola adalah bagaimana membekali lulusannya agar mampu bersaing di kancah internasional, yakni dengan sertifikasi dan kompetensi yang baik,” jelasnya.

Kondisi ini juga dibuktikan, jika sekolah kemaritiman diminati oleh lulusan SMA dan SMK. ”Bahkan sampai menolak calon mahasiswa baru. Di Jateng hanya ada lima perguruan tinggi yang mengelola program kemaritiman,” jelasnya. (hid/sct/ric/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -