Viral di Medsos, Biaya Sekolah Dibayar Lunas

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

KAJEN – Nur Abadiah, siswi kelas XII, SMK 2 Yapenda Wiradesa, Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, kini bisa tersenyum lega, sudah bisa mengikuti Ujian Akhir Semester (UAS). Setelah sebelumnya diviralkan di media sosial, lantaran tidak boleh mengikuti UAS karena tidak membayar uang sekolah selama satu tahun sebesar Rp 3,4 juta.

Sejak kasusnya diunggah di media sosial (medsos) Senin (22/5) lalu, dengan komentar lebih dari 7 ribu dan dibagikan sebanyak 7.617, serta dimuat di media massa, memantik kepedulian banyak pihak. Bantuan yang datang ke sekolah terus mengalir. Ada dua orang yang mengaku hamba Allah, Rabu (24/5) kemarin, telah membayar lunas uang sekolahnya sebesar Rp 3,4 juta dan seorang membayar lunas biaya pendidikannya hingga satu tahun ke depan.

Nur Abadiah yang sempat stres dan tidak ingin masuk sekolah lagi karena malu dicemooh teman-temannya, kini sudah mulai surut. Bahkan, rasa percaya dirinya tumbuh kembali, sejak guru dan keluarganya memberikan motivasi untuk kembali ke sekolah.

Bahkan pihak sekolah menyakinkan Nur Abadiah, bahwa biaya sekolahnya sudah dibayar oleh hamba Allah hingga sekolahnya selesai atau hingga kelas III mendatang, termasuk biaya ujian dan biaya lainnya.

Muhamad Ariyanto, kakak kandung Nur Abadiah yang biasa dipanggil Ari, mengungkapkan bahwa sehari setelah adiknya tidak boleh mengikuti UAS karena belum membayar uang sekolah dan ramai di media sosial serta dimuat di media massa, banyak warga yang menelepon dirinya untuk memberikan bantuan. Bahkan, ada yang datang ke rumah maupun ke SMK 2 Yapenda Wiradesa, di Wiradesa.

Namun warga masyarakat yang ingin membantu adiknya membayar biaya sekolah, disarankan untuk datang langsung ke SMK 2 Yapenda Wiradesa. “Ada beberapa orang yang datang ke SMK 2 Yapenda Wiradesa. Mereka telah membantu biaya sekolah adik saya. Sehingga sekarang Nur Abadiah, sudah bisa kembali ke sekolah dan mengikuti UAS dengan baik,” ungkap Ari ketika ditemui di rumahnya Jalan Cendrawasi, Kelurahan Bener, Kecamatan Wiradesa, Kamis (25/5) kemarin.

Ari juga menjelaskan bahwa sebenarnya adiknya tidak diusir oleh pihak sekolah saat pelaksanaan UAS. Hanya dipanggil oleh kepala sekolah, agar menyelesaikan pembayaran uang sekolah yang belum dibayar selama satu tahun. “Karena tidak punya uang, maka pulang,” kata Ari.

Sementara itu, Kepala SMK 2 Yapenda Wiradesa, Mochtar, membenarkan bahwa uang sekolah Nur Abadiah sudah ada yang membayar. Moctar juga menegaskan bahwa di sekolahnya tidak ada siswa yang diusir karena tidak membayar uang sekolah. “Namun karena malu, siswa tersebut pulang dengan sendirinya,” elak Mochtar.

Seperti diberitakan Jawa Pos Radar Semarang pada Senin (22/5) lalu, Nur Abadiah, siswi kelas XII, SMK 2 Yapenda Wiradesa, Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, merupakan anak yatim. Sedangkan ibunya sedang sakit jantung dan kakaknya hanya tukang pijat keliling. Sehingga Nur Abadiah yang tidak mampu membayar uang sekolah selama setahun, dipanggil oleh pihak sekolah saat mengikuti UAS. (thd/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -