Bisnis Hijab sejak Kuliah

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

ERITA Ardiyaningntyas termasuk gadis yang memiliki jiwa berbisnis tinggi. Saat masih kuliah di Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang, dara kelahiran Pati, 11 Februari 1996 telah menggeluti bisnis online. Meski hanya kecil-kecilan, namun pundi-pundi rupiah berhasil ia dapat.

Iya sejak kuliah semester awal sudah berlatih bisnis. Tadinya hanya jual pulsa handphone, kemudian pada semester enam ganti bisnis jilbab,” ujar Erita kepada Jawa Pos Radar Semarang, Sabtu (27/5) kemarin.
Alasan memilih bisnis jilbab, menurut Erita, lantaran pasarnya luas. Apalagi hampir semua mahasiswi di kampusnya mengenakan hijab.
“Di kampusku yang perempuan kan gak boleh pakai celana jins, pakainya celana kain. Dulu aku juga jualan kain, lalu kepikiran jualan jilbab juga,” terangnya.

Bisnisnya itu ternyata mendapat dukungan dari orangtuanya. Kebetulan kedua orangtuanya juga seorang wiraswastawan. Kini, setelah lulus kuliah dari Fakultas Ekonomi Akuntansi pada April 2017 lalu, Erita semakin fokus dengan bisnis jilbabnya.

“Sekarang baru punya karyawan satu bagian admin packing. Setiap minggu pagi saya juga buka di arena CFD (car free day),” ujar dara yang tinggal di Perumahan Genuk Indah ini,

Dari pengalamannya menekuni bisnis online itu, Erita mengaku pernah diminta menjadi narasumber workshop tentang seni menjual tanpa tipu-tipu di era digital. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh kelas optimasi online mahasiswa Fakultas Ekonomi Unissula 2015 yang didukung oleh program tumbuh dari OASE Indonesia.

“Tujuannya untuk memberikan penjelasan tentang mekanisme bisnis lewat media online Instagram. Pesertanya mahasiswa Fakultas Ekonomi dan siswa SMK,” katanya bangga. (mha/aro)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -