Pahala Ibadah Puasa

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Pertanyaan :

Assalamu’alaikum Warahmatullah Bapak Dr KH Ahmad Izzuddin M Ag yang dimuliakan Allah SWT. Saya pernah membaca sebuah hadits yang menyebutkan bahwa pahala ibadah puasa itu dirahasiakan oleh Allah SWT dan dibedakan dengan ibadah-ibadah lainnya. Mohon penjelasannya, terimakasih.

Zuma Karima di Genuk 089681086xxx

Jawaban :

Wa’alaikumussalam Warahmatullah Ibu Zuma Karima yang saya hormati dan dimuliakan Allah SWT. Ibu benar. Nabi SAW bersabda bahwa ”Semua amal (baik) putra putri Adam dilipatgandakan ganjarannya sepuluh sampai tujuh ratus kali lipat. Allah menyatakan: ‘Kecuali puasa, karena itu adalah untuk-Ku dan Aku langsung yang memberinya ganjaran. Yang berpuasa meninggalkan syahwatnya dan makanannya untuk-Ku. Bagi yang berpuasa dua kegembiraan, pertama ketika dia berbuka dan kedua ketiga dia bertemu dengan-Ku.” (diriwayatkan oleh keenam ulama hadits melalui Abu Hurairah).

Puasa adalah rahasia antara manusia dengan Tuhan. Bahwa puasa untuk-Nya, antara lain bermakna bahwa puasa adalah rahasia yang sangat tersembunyi. Bisa saja Ibu melihat seseorang tidak makan dan tidak minum, lalu menilainya berpuasa. Padahal sebenarnya dia tidak berpuasa, karena dia dapat bersembunyi di satu tempat lalu makan atau minum. Sebaliknya Ibu bisa menduga seseorang tidak berpuasa, padahal sebenarnya dia berpuasa. Yang mengetahui keadaan puasa atau tidak hanya Allah SWT. Itulah sebabnya ia dinamai untuk Allah SWT dan ia adalah rahasia antara manusia dengan Allah SWT. Hakikat puasa adalah upaya menahan hawa nafsu dan ini membutuhkan perjuangan dan kesabaran.

Shiyam atau puasa dari segi bahasa berarti menahan. Kata ini sama maknanya dengan sabar yang juga berarti menahan. Allah berfirman “Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” (QS. Az-Zumar [39]: 10). Ibu baca bahwa yang bersabar dianugrahi pahala tanpa batas. Dan karena yang berpuasa itu bersabar, menahan keinginannya untuk makan, minum, dan sebagainya. Maka mereka termasuk orang-orang yang diberi pahala tanpa batas, yakni bukan hanya sepuluh kali sampai tujuh ratus kali lipat, akan tetapi tanpa batas. Hanya Allah SWT sendiri Yang Maha Tahu berapa banyak pahala itu. Demikian atas jawaban saya ini. Semoga bermanfaat. Amin. (*/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -