Curi Start Bacagub Jelang Pilgub Jateng 2018

Marwan Jafar Pede, Lainnya Malu-Malu

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng akan digelar Juni 2018 mendatang. Sejumlah kader partai politik (parpol) yang digadang-gadang bakal maju di bursa Jateng 1 rupanya masih malu-malu. Mereka seolah masih memancing opini masyarakat untuk memantapkan diri maju dalam pesta demokrasi warga Jateng tersebut.

ADA sejumlah nama tokoh yang mulai disebut-sebut bakal mencalonkan diri dalam Pilgub Jateng. Di antaranya, Ketua DPD I Partai Golkar Jateng Wisnu Suhardono; Bupati Kudus Mustofa, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi; mantan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Marwan Jafar; Ketua DPD Partai Gerindra Jateng Abdul Wachid, serta Gubernur Jateng petahana Ganjar Pranowo. Namun dari sejumlah nama itu, belum semua berani lantang jika dirinya bakal meramaikan Pilgub Jateng mendatang

Seperti Wisnu Suhardono yang hingga kini belum berani membeberkan jika dirinya bakal nyagub (nyalon gubernur). Padahal, dia sudah didukung DPD II Partai Golkar kabupaten/kota di Jateng. Wisnu pun sudah mengklaim bakal didukung tiga parpol. Sayangnya, Wisnu masih enggan membeberkan ketiga parpol tersebut. Dia hanya memberikan gambaran bahwa parpol tersebut terdiri atas sejumlah partai yang memiliki berbagai ideologi. ”Ada ideologi agamis, dan nasionalis,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Dikatakan, jika ketiga parpol tersebut bergabung, maka sudah memenuhi syarat minimal 20 persen untuk mengusung calon. ”Tanyakan saja pada ketua-ketua parpol provinsi. Kalau saya yang ngomong kan nggak baik. Yang jelas, sudah ada komunikasi dengan tiga parpol. Bahkan itu di level ketua umum,” ucapnya.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -