Ribuan Botol Miras Dimusnahkan

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

WONOSOBO – Polres Wonosobo memusnahkan lebih dari 1.120 botol dan 100 liter miras yang disita selama Operasi Cipta Kondisi jelang bulan Ramadan 1438 H. Pemusnahan dipimpin Kapolres Wonosobo AKBP Muhammad Ridwan di TPA Wonorejo Selomerto, akhir pekan lalu, disaksikan forkominda serta tokoh agama dan tokoh masyarakat Wonosobo.

Dengan menggunakan alat berat, miras tersebut digilas dan ditimbun ke dalam lubang yang telah disiapkan. Seusai kegiatan Kapolres AKBP Muhammad Ridwan menjelaskan bahwa barang bukti tersebut disita dari beberapa warung remang-remang dan produsen miras tradisional di beberapa kecamatan di wilayah Wonosobo.

“Operasi dilaksanakan sejak tanggal 5 hingga 25 Mei 2017. Para pelakunya sudah kami ajukan ke Pengadilan Negeri Wonosobo dan sudah diberikan putusan hukum tetap,” kata AKBP Ridwan.

Dikatakan dia, miras yang disita beberapa merupakan buatan pabrik dan ada pula yang merupakan miras tradisional buatan warga sendiri. Adapula alkohol murni yang menurut pengakuan para pelaku akan dijadikan miras oplosan. Razia miras ini bertujuan untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif menjelang bulan puasa.

“Oleh karena itu namanya Operasi Cipta Kondisi. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, masyarakat muslim Wonosobo dapat menjalankan ibadahnya dengan aman dan kusyuk,” terang kapolres.

Sementara itu Kasubbag Humas Polres Wonosobo AKP Agus Priyono. mengimbau agar seluruh lapisan masyarakat mendukung upaya Polri menciptakan kondisi kamtibmas yang aman dan kondusif.

“Kami mengimbau kepada seluruh tempat hiburan utamanya karaoke, hotel maupun restoran yang ada untuk membatasi atau bahkan menutup operasionalnya selama bulan puasa,” kata AKP Agus Priyono.

Selain itu, kata Agus, bagi masyarakat maupun kelompok masyarakat, diimbau untuk tidak melakukan sweeping tempat hiburan maupun lokasi penjualan miras. Apabila memang mendapati ada kasus miras, bisa melaporkan kepada kepolisian.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak sekalipun membuat, menyimpan, menperjualbelikan atau menyalakan petasan maupun bahan peledak lainnya. Informasikan juga kepada kami jika mengetahui hal mencurigakan di sekitar tempat tinggal,” tutup AKP Agus. (ali/lis)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -