Penjual Musiman Buru Berkah Ramadan

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SEMARANG – Sudah menjadi tradisi, tiap bulan Ramadan, para pedagang musiman memadati jalan-jalan protokol untuk menjajakan menu takjil atau berbuka puasa. Aneka makanan dan minuman bisa didapatkan terutama bagi mereka yang terpaksa harus berbuka puasa di jalan, saat perjalanan pulang dari tempat bekerja.

Salah satu yang tak pernah sepi dari penjaja takjil adalah Jalan Pahlawan Semarang. Puluhan penjual musiman mencoba untuk menarik keuntungan dengan menjajakan menu-menu takjil yang beraneka ragam. Mereka dari berbagai kalangan, mulai mahasiswa hingga ibu rumah tangga.

“Ini sudah tahun kedua saya berjualan takjil di bulan Ramadan. Ya lumayan juga sih keuntungannya bagi saya bisa untuk merayakan lebaran,” kata Devi Maharani, mahasiswi sebuah perguruan tinggi swasta.

Untuk Ramadan tahun ini penjaja takjil di Jalan Pahlawan Semarang cenderung beragam. Bahkan dari pantauan Jawa Pos Radar Semarang, sejumlah penjual sengaja menjual makanan berat sebagai menu buka puasa. “Namun repotnya kalau cuaca tidak menentu. Seperti misalnya sore ini (kemarin, Red) karena agak mendung padahal saya sudah terlanjur menyiapkan menu takjil banyak yang dingin,” sambung Arka Dewangga, ditemui di tempat yang sama.

Selain di Jalan Pahlawan, variasi menu-menu takjil di Semarang juga bisa kita jumpai di halaman Masjid Agung Semarang atau yang lebih dikenal dengan Masjid Kauman Semarang. Hanya saja bedanya, di sekitar halaman Masjid Kauman Semarang, pedagang-pedagang tiban tersebut memang telah diberikan tempat oleh pihak pengelola Masjid berupa tenda-tenda untuk menjajakan menu takjil mereka.

Kemudian di sekitaran kampus Universitas Diponegoro (Undip) Semarang juga menjadi tempat favorit bagi penjaja takjil musiman. Selain membidik pasar mahasiswa, penjual takjil di wilayah Undip juga menjadi jujukan masyarakat sekitar. (bas/smu)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -