Pemkot Jadikan Pek Cun, Ajang Promo Wisata

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

PEKALONGAN-Ritual Pek Cun dengan prosesi yang khas yang digelar rutin oleh umat Khonghucu akan dijadikan salah satu ajang promo wisata oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan. Dengan begitu, ritual tersebut turut menggerakkan roda perekonomian dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kota Pekalongan.

Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Pekalongan, H M Saelany Machfudz saat membuka acara perayaan Pek Cun digelar di Objek Wisata Pasir Kencana, Selasa (30/5) kemarin. Hadiri dalam kesempatan tersebut Wakil Ketua Umum Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (Matakin) dan Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga, Tjuk Kushindarto.

”Event ini langka. Ritual Pek Cun sudah menjadi tradisi dan budaya warga Kota Pekalongan. Ini bisa dijadikan ikon wisata dan promoter wisata,” tandasnya.

Sementara itu, ritual dimulai dengan kirab sesaji yang diiringi Barongsay dari Perkumpulan Naga Mas, kemudian dilanjutkan dengan memanjatkan doa. Namun ada momen yang paling ditunggu adalah lomba menegakkan telur. Sore harinya, dilanjutkan dengan sedekah laut dengan melarung sebuah replika perahu.

Wakil Ketua Umum Matakin, Bratayana Ongkowijaya menjelaskan bahwa Pek Cun atau Tuan Yang merupakan tuntunan kitab suci umat Khonghucu untuk melakukan ibadah besar kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“Pek Cun, dirayakan pada saat fenomena alam mengalamai disharmoni. Dimana kondisi letak tata surya, khususnya antara matahari, bulan dan bumi dalam keadaan khusus yaitu saling tarik menarik magnet alami berakibat pada bumi yang mengalami kondisi ekstrim,” katanya.

Ia melanjutkan pada kondisi ekstrim tersebut umat Khonghucu diminta eling (ingat, red) dan taqwa. Ingat maksudnya manusia itu bukan apa-apa pada bagian alam ini, sedangkan taqwa adalah adanya kejadian alam jangan dimaknai dengan hukuman.

Sedangkan terkait tradisi menegakkan telur di atas meja, Bratayanan menambahkan, sebenarnya bisa dilakukan kapan saja. Akan tetapi lebih mudah dibandingkan dengan pada saat hari Pek Cun, utamanya pada pukul 11.00 sampai jam 13.00.

“Pada saat wuse atau ngopi, yaitu pukul 11.00-13.00, matahari, bumi dan bulan berada dalam satu garis lurus. Sehingga bumi memiliki kekuatan magnet yang terbesar,” terangnya.

Selanjutnya, terkait perayaan sedekah laut, dengan harapan untuk mendorong sektor perikanan dapat tumbuh dan bergerak lebih baik lagi. “Semoga para nelayan diberkahi dan diberi keselamatan dalam menangkap ikan,” pungkasnya. (han/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -